Sangatta – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mempercepat transformasi digital kembali membuahkan hasil membanggakan. Berdasarkan hasil Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Tahun 2025 yang dirilis Badan Pengembangan SDM Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi), Kutai Timur berhasil meraih nilai 55,16 dan masuk dalam kategori Tinggi (High).

Capaian tersebut menempatkan Kutai Timur sebagai kabupaten dengan nilai IMDI tertinggi kedua di Provinsi Kalimantan Timur, berada tepat di bawah Kota Bontang yang memperoleh nilai 56,84. Sementara itu, nilai IMDI Provinsi Kalimantan Timur mencapai 47,17 atau berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 44,53.

IMDI merupakan instrumen yang dikembangkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mengukur tingkat kompetensi masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Hasil pengukuran ini menjadi dasar bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menyusun kebijakan pengembangan sumber daya manusia digital secara lebih terarah.

Penilaian IMDI dilakukan melalui empat pilar utama, yakni Infrastruktur dan Ekosistem, Literasi Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan. Dari hasil penilaian tahun ini, Kutai Timur memperoleh nilai 53,86 pada pilar Infrastruktur dan Ekosistem, 63,75 pada Literasi Digital, 52,12 pada Pemberdayaan, dan 48,74 pada Pekerjaan.

Nilai tertinggi berada pada aspek Literasi Digital. Hal tersebut menunjukkan masyarakat Kutai Timur semakin mampu mengakses informasi, memahami teknologi, serta memanfaatkan berbagai layanan digital dalam aktivitas sehari-hari.

Capaian ini juga mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem digital yang lebih inklusif. Penguatan infrastruktur, peningkatan kemampuan masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik menjadi faktor yang turut mendorong meningkatnya indeks tersebut.

Ke depan, Pemkab Kutai Timur akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur digital, memperluas akses internet, meningkatkan literasi digital masyarakat, serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas di berbagai sektor. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus mempercepat terwujudnya transformasi digital yang merata.

Prestasi ini sekaligus menjadi refleksi atas berbagai program yang dijalankan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur. Berbagai inovasi yang dikembangkan terus diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan digital kepada masyarakat sekaligus mendukung visi pembangunan daerah menuju Kutai Timur Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.

Sumber : Kominfo Staper Kutim

Loading