Tana Toraja – Pengurus Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) Klasis Kutai Timur (Kutim) turut ambil bagian dalam Rapat Kerja V PWGT yang digelar selama tiga hari, 17–19 September 2026, di Puri Artha Hotel, Tana Toraja.
Rapat kerja tersebut diikuti pengurus PWGT Klasis dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 100 Klasis masing-masing mengutus dua orang pengurus untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi forum evaluasi, koordinasi, sekaligus penguatan pelayanan organisasi tersebut.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Tana Toraja, Frederik Viktor Palimbong. Sejumlah undangan turut hadir, di antaranya Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Wakil Bupati Tana Toraja, Sekretaris Daerah Tana Toraja, Ketua TP PKK Tana Toraja, Ketua Dharma Wanita Tana Toraja, Kapolres Tana Toraja, Majelis Pertimbangan Gereja Toraja, Ketua Verifikasi Gereja Toraja, Ketua Organisasi Intra Gereja Toraja, Ketua BPK Wilayah Makale, para pendeta serta para donatur.
Dari Kutim, dua pengurus PWGT Klasis Kutim hadir sebagai utusan, yakni Ketua PWGT Klasis Kutai Timur Herlina Kombong Galana, S.PAK, dan Yuliana Kala Lembang dari Bidang III.
Pengurus PWGT Klasis Kutim, Yuliana Kala Lembang, mengatakan keikutsertaan dalam Rapat Kerja V PWGT menjadi kesempatan penting untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai laporan kerja Pengurus Pusat PWGT.
“Melalui rapat kerja ini, kami dapat mendengar secara langsung laporan kerja Pengurus Pusat PWGT sekaligus mendapatkan pengalaman mengenai proses pelaksanaan rapat kerja. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi kami sebagai pengurus di tingkat Klasis,” ujarnya.
Menurut Yuliana, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarpengurus PWGT dari berbagai daerah sekaligus bertukar informasi, pengalaman, dan inovasi dalam pelayanan.
“Kami bisa bertemu dengan pengurus dari berbagai daerah, saling berbagi informasi, pengalaman dan inovasi dalam pelayanan PWGT. Hal ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan di Klasis Kutim,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai informasi mengenai program dan kegiatan PWGT tingkat pusat yang diperoleh selama rapat kerja akan menjadi bahan untuk disampaikan kembali kepada seluruh anggota PWGT Klasis Kutim.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, kami akan menyampaikan informasi mengenai program dan kegiatan PWGT pusat kepada anggota. Harapannya, apa yang kami dapatkan di sini dapat menjadi bekal untuk memperkuat pelayanan dan kebersamaan PWGT di Kutim,” pungkasnya.
Keikutsertaan PWGT Klasis Kutim dalam Rapat Kerja V PWGT diharapkan tidak hanya menambah wawasan dan pengalaman pengurus, tetapi juga memperkuat jejaring pelayanan dengan PWGT Klasis lainnya di Indonesia. Hasil dan informasi dari kegiatan tersebut selanjutnya diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pelayanan PWGT di Kutim. (ds)
![]()



