Sangatta -G-Smart.id – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesiaa (IWAPI) merupakan wadah berkumpulnya kaum perempuan dalam usaha meningkatkan ekonomi. Secara tidak langsung keberadaan IWAPI membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian.

Sesuai tuntutan didalam dunia usaha, saat ini persaingan sangat kompetitif sehingga keberadaan IWAPI sangat dibutuhkan dalam upaya untuk melakukan inovasi, perbaikan manajemen dan mampu melihat peluang sehingga dapat eksis dan berkembang.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Hj Siti Nurhasanah seusai dirinya dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IWAPI Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2022 – 2027 oleh Bupati Kutim ardiansyah Sulaiman, Rabu (15/3/2022) di Ruang Meranti, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta Utara, bahwa IWAPI akan menberdayakan dan memperkuat kaum perempuan didalam kegiatan usaha dengan meningkatkan kemampuan anggota dalam mengelola usahanya.

“IWAPI memperjuangkan anggotanya dengan cara advokasi dan membangun jejaring usaha , selain itu diharapkan program IWAPI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, dan Kutai Timur khususnya,” ujar Siti Nurhasanah.

Dirinya ingin IWAPI Kutim untuk selalu inovatif, inklusif dan kolaboratif, baik dengan pemerintah daerah maupun organisasi lainnya agar mampu meningkatkan kemajuan dan profesionalisme para pengusaha wanita, selain itu dirinya berharap IWAPI Kutim mampu mendorong kreatifitas dan usaha yang sejalan dengan visi-misi Pemkab Kutim.

“IWAPI adalah wadah penyaluran aspirasi wanita yang merupakan organisisi non profit dan bersifat gotong royong yang bertujuan membantu perempuan Indonesia untuk menjadi Wanita pengusaha yang tangguh,” kata Siti Nurhasanah.

Sementara itu Ketua DPD IWAPI Kaltim Hj Ernawaty Gafar menyampaikan IWAPI merupakan organisasi pengusaha Wanita yang terbesar di Indonesia yang usianya sudah 47 tahun oleh karena itu dirinya berharap kepengurusan DPC IWAPI Kutim bisa lebih baik dan lebih maju.

“Kepada pengurus yang terpilih, mari majukan UMKM di Kutai Timur dan bersinergi dengan pemerintah, BUMN serta steakholder lainnya,” pintanya.

Dirinya berpesan ada tiga program IWAPI, yang pertama bisa memajukan sumber daya pengusaha perempuan, yang kedua harus bisa melakukan digitalisasi dalam memasarkan produk dan yang terakhir harus bisa mencari akses permodalan untuk bisa membantu UMKM.

Sedangkan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat membacakan naskah pengukuhan DPC dan Ranting IWAPI Kutim berharap Ketua Umum IWAPI Kutim dan Jajaran dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggungjawab.

“Laksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggungjawab sesuai tugas yang dipercayakan dan sepenuhnya mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Kutai Timur,” ucap Ardiansyah saat membacakan naskah pengukuhan. (G-S02)

Loading