Sangatta, G-Smart.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI) melalui Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (event) bersinergi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pilihan (Dapil) Kalimantan Timur, Komisi X Hetifa Sjaifudian dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Periwisata (Dispar) Kutim menggelar Diskusi “Peran Masyarakat dalam Memaksimalkan Sosial Media Mempromosikan Event dan Pariwisata Daerah,”.

Kegiatan yang digelar di Hotel Permai, Sangatta, Kamis (27/10/2021) dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurullah, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenaparekraf RI Oneng Setya Harini. Menadatangkan dua narasumber, yaitu Mirza Yonathan dan Aldi Rianda. Adapun peserta terdiri dari perwakilan Pokdarwis, HPI, Duta Wisata, Content Creator, Instagrammer dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurrulah mengatakan, dengan kemajuan teknologi, inovasi dan kreatif dewasa ini, menjadi keharusan agar bisa bersaing dan memperoleh apa yang ingin dicapai. Khususnya, dalam mempromosikan event atau pariwisata daerah.

“Banyak sosial media, yang bisa kita manfaatkan untuk mempromosikan produk unggulan yang kita miliki. Misalnya, melalui Facebook Instagram Twitter dan media lainnya. Termasuk dalam mempromosikan sebuah Event Festival dan pariwisata suatu daerah,” ucap Nurullah.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sambung Nurullah, sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang mengangkat pariwisata dan ekonomi kreatif, melalui kerjasama semua pihak. Baik pemerintah, akademisi, swasta, media dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah.

“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kami ucapkan kepada penyelenggara kegiatan ini. Terutama dukungan Ibu Hetifa dan Kemenaparekraf, para narasumber dan para peserta. Mudah-mudahan dukungan dan kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.

Melalui Diskusi itu, Nurullah beharap, dapat memperoleh hasil benar-benar bisa diterapkan dan memberikan sumbangsih serta motivasi untuk mempromosikan pariwisata Kutai Timur.

“Demi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (G-S04).