G-Smart.id- Samarinda- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sutomo Jabir mengatakan saat pemaparan visi dan misi Isran-Hadi, mereka memiliki program kerja yang begitu mementingkan dan berpihak kepada masyarakat. Namun pada kenyataannya saat ini, di tahun ketiga masa jabatannya hal tersebut jauh dari implementasi.

Memasuki tahun ketiga masa kerja atau kepemimpinan Gubernur Kaltim Isran Noor bersama pasangannya Hadi Mulyadi dirasa masih belum maksimal. Kesejahteraan rakyat dinilai masih jauh dari harapan. Bahkan berbeda dari pemaparan visi misi saat Pilkada lalu.

Pasalnya, menurut anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir, kalau implementasi kesejahteraan rakyat tingkat bawah dan di pelosok masih belum merata, itu terlihat saat penganggaran setiap tahunnya.

“Misalnya konektivitas antar wilayah. Itu bagian dari visi. Pemerataan ekonomi lokal, pengembangan dengan mendorong sektor pertanian, itu belum terlihat sampai saat ini,” Ujar Sutomo, Saat dikomfirmasi Via WhatsApp Rabu (31/3).

Lanjut Sutomo Jabir sekertaris Fraksi PKB ini mengatakan dalam penyampaian laporan kerja pertanggungjawaban (LKPj), penganggaran lebih berfokus pada pembangunan dan pembenahan infrastruktur berskala besar.

“Padahal notabenenya masih belum menyentuh masyarakat di pelosok. Itu bedanya Kaltim dengan daerah lain,” kata Sutomo.

Pembangunan dan pembenahan infrastruktur yang disebutkan masih bersifat mengejar kegiatan monumental.

“Karena dari dulu polanya cenderung melakukan kegiatan monumental. Seperti membangun stadion dan segala macam. Kita bisa bandingkan dengan daerah lain yang membangun dari tingkat bawah. Meskipun tidak banyak memilik stadion tapi masyarakat bisa menikmatinya,” beber Sutomo.

Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim, Sutomo Jabir mengetahui alur dan penggunaan anggaran pada postur APBD Kaltim.

“Kebetulan saya di Banggar dan setelah kami hearing, masih sangat minim sehingga ke depan kami minta komitmen ini betul-betul menjadi visi-misi yang mampu dilaksanakan, jangan cuman di atas kertas saja,” tutupnya (ADV/G-S05).