RANTAU PULUNG – Pembangunan infrastruktur terkait perbaikan jalan poros dan jalan internal menjadi salah satu usulan prioritas yang disampaikan camat Rantau Pulung (Ranpul) Tristiningsih dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Selasa (30/1/2024).

“Sebelumnya kami bersama BPD sudah mengusahakan dan berembuk melakukan hearing dengan DPRD Kutim pada Kamis yang lalu dan sebelum hearing kami juga sudah berkoordinasi dengan Dishub dan Dinas PU yang berkaitan dengan longsor Gunung Malaikat serta perbaikan jalan Poros Sangatta – Ranpul dan jalan internal Ranpul,” bebernya.

Selanjutnya, sambung Tristiningsih saat hearing itu ada kesepakatan melanjutkan hearing pada jumat dan melakukan survei lapangan. Hasilnya jalan Poros Sangatta – Ranpul sampai jembatan Bailey sepakat diperbaiki oleh PT. KPC bekerjasama dengan Dinas PU.

“Untuk perbaikan berat menunggu analisa teknis dari PU. Untuk perbaikan dari jembatan Bailey sampai keturun gunung malaikat itu materialnya dari PT. KPC tetapi alatnya dibantu oleh beberapa perusahaan,” kata ia.

Untuk jalan di wilayah kecamatan Ranpul, sambung ia, yaitu jalan Poros yang melintasi sampai Batu Ampar sudah masuk dalam Renja Dinas PU dan teranggarkan di tahun 2024 ini.

“Akan tetapi untuk perbaikan disepakati dari perusahaan internal yang berada didalam wilayah kecamatan Rantau Pulung, untuk kesepakatannya akan dibahas pada Kamis mendatang,” tuturnya.

Terakhir dirinya menyebut setiap desa memiliki pilot project masing-masing untuk mewujudkan satu desa satu produk unggulan atau satu desa satu label.

“Produk apa yang tercover di tiap desa sudah tercover dalam hasil Musrenbang Desa yang akan di input pada hari ini. Dan untuk kegiatan bagi instansi vertikal yang belum terakomodir didalam usulan Musrenbang Desa ataupun Museenbangcam silakan diusulkan ke Dinas terkait yang akan diakomodir kedalam renja OPD pengampu,” terang Tristiningsih.

Untuk diketahui pada Musrenbangcam ini terdapat 180 usulan program pembangunan, meliputi 45 usulan untuk infrastruktur, 45 usulan untuk pengembangan SDM dan 90 usulan bidang perekonomian. (G-S02)

Loading