Sangatta, G-Smart.id – Pelatihan Pastry dan Bakery yang dilaksanakan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dengan melibatkan usia produktif kerja, namun belum mendapatkan pekerjaannya itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Syarir merupakan program inti Bupati Kutim.

“Selain pendidikan melalui sekolah, ada juga paket ABC yaitu sekolah pendidikan kesetaraan atau sekolah nonformal yang melaksanakan kegiatan-kegiatan positif dan mendapatkan nilai dalam pekerjaan,” ucap Syahrir pada pembukaan pelatihan pastry dan bakery, yang diinisiasi UPT SPNF SKB Sangatta Utara, Senin (29/11/2021) di Restoran Teras Belad, Sangatta Selatan.

Syahrir menambahkan, peserta yang mengikuti pelatiham itu sebagian dari mereka yang sedang mengambil paket atau sudah selesai. Disamping itu, mengakomodir mereka yang merupakan penggagas Kuliner di Taman Bersemi (STQ).

“Ini (pelatihan) adalah salah satu bentuk perhatian Pemkab kutim dalam hal ini Bupati, guna meningkat Sumber Daya Manusia (SDM) dan memberdayakan masyarakat. Semoga apa yang latih dari para narasumber dalam pelatihan ini, untuk peningkatan ekonomi kerakyatan, bisa mengikuti dengan baik,” tutur Syarir

Lebih jauh Syarir menambahkan, ada beberapa hal yang paling prinsip, salah satunya adalah produksi-produksi harus disertai dengan design atau kemasan yang terbaik. Untuk itu, ia meminta kepada peserta jangan merasa jenuh untuk meningkatkan keterampilannya. (G-S04)