G-Smart.id – SANGATTA – Jembatan yang telah lama ditunggu masyarakat khususnya Sangatta Selatan-Sangatta Utara kini telah resmi dan dapat digunakan terhitung hari ini, Senin (12/04).

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menyebut jembatan ini merupakan perjuangan. Terlebih, jembatan ini pernah diajukan sejak 2004. Hanya saja, karena tidak dianggap prioritas, sehingga pembangunan itu dialihkan ke kecamatan lain. Namun, ia mengatakan jika pembangunan dilanjutkan saat dirinya diamanahkan menjadi wakil bupati.

“Saya orang sini asli, saya pasti perjuangkan. Alhamdulillah sudah jadi hari ini,” jelas dia.

Pembangunan jembatan berukuran 50 meter itu bukan hal mudah. Banyak kendala dalam pembangunannya. Terutama masyarakat yang lahannya terkena dampak.

“Lama memang proses membangunnya warga yang rumahnya kena itu membutuhkan waktu yang alot dan akhirnya saya panggil ke ruangan saya,” terangnya.

Menurutnya, jembatan ini menyasar pada masyarakat luas. KB berharap agar warga mampu menjaga jembatan yang telah dibangun.

“Mari kita rawat, saya dengar RT juga sudah membuat taman di bawah jembatan. Pemerintah akan tetap membuat program untuk kemajuan di kecamatan,” bebernya.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga meminta masyarakat agar tetap mendokan mantan bupati Ismunandar. Mengingat perjuangannya untuk membangun jembatan ini sangat signifikan.

“Ini untuk kepentingan semua masyarakat, jadi sama-sama untuk menjaga,” pintanya.

Plt Kadis PU Kutim Witono menerangkan jika jembatan ini telah menggelontorkan anggaran Rp 3,7 miliar. Ia menyebut saat ini jembatan sudah dapat dilalui warga.

“Sekarang sudah bisa dilewati,” tuturnya.

Camat Sangatta Selatan, Hasdiah mengatakan jembatan ini merupakan angan-angan masyarakat sejak lama. Dia menyebut dengan terbangunnya harapan ini, maka diharap perekonomian juga dapat terdongkrak.

Senada dengan Camat Sangatta Utara Basuni. Dalam kesempatan itu dirinya berharap antara dua kecamatan ini tidak lagi sulit untuk dilalui. Sehingga masyarakat dapat menikmati akses yang tersedia. (ADV/G-S03)