SANGATTA — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur menerima kunjungan silaturahmi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Samarinda, Kamis (21/5/2026). Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama strategis dalam pengembangan sektor industri daerah.
Kepala Disperindag Kutim Nora Ramadani didampingi Kepala Bidang Industri Dony Efriadi menyambut langsung kunjungan perwakilan UPT Kemenperin Samarinda, yakni Ransi Pasae dan Imam Mashuri.
Dalam pertemuan itu, pihak kementerian menawarkan sejumlah program pendampingan, mulai dari pelatihan sertifikasi halal untuk pelaku usaha, peningkatan kompetensi laboratorium aparatur daerah, hingga penerapan konsep industri hijau.
Nora Ramadani mengatakan, tawaran tersebut menjadi peluang besar bagi Kutai Timur untuk memperkuat daya saing industri lokal, khususnya sektor Industri Kecil Menengah (IKM).
“Kami sangat menyambut baik tawaran tersebut,” ujar Nora kepada awak media, Sabtu (23/5/2026).
Menurutnya, pendampingan bagi pelaku IKM menjadi fokus penting agar produk-produk lokal Kutim mampu memenuhi standar pasar yang lebih luas dan kompetitif.
Ia berharap dukungan anggaran daerah ke depan dapat menunjang keberlanjutan program kerja sama tersebut sehingga pembinaan terhadap pelaku usaha bisa dilakukan secara maksimal.
“Semoga anggaran nanti lebih longgar untuk mendampingi IKM kita agar siap berdaya saing,” katanya.
Selain itu, Nora menilai keberadaan perwakilan kementerian di tingkat provinsi sangat membantu pemerintah daerah karena proses koordinasi program kini lebih cepat dan efisien tanpa harus langsung ke Jakarta.
Disperindag Kutim juga melihat peluang pengujian laboratorium secara mandiri oleh aparatur daerah sebagai langkah efisiensi anggaran yang dapat mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga. (IR)
![]()



