SANGATTA – Sebanyak 1.500 Pelaku. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di penyaluran tahap 4.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Timur Darsafani, Sabtu (18/2/2023) di tempat penyaluran BLT UMKM halaman belakang Bank Kaltimtara Sangatta jalan Yos Sudarso II Sangatta Utara.

Dirinya mengatakan dana BLT UMKM yang disalurkan ini bersumber dari anggaran Pemprov Kaltim yang total keseluruhannya sebanyak 3.000 UMKM.

“Alhamdulillah sudah tercapai 100 persen, yang di bagi 4 tahapan. Untuk tahap 1 sebanyak 100 UMKM, tahap 2 sebanyak 500 UMKM dan tahap ke 3 sebanyak 1.000 UMKM. Hari ini tahap terakhir untuk 1.500 UMKM,” ujar Darsafani.

Dana yang bersumber dari Provinsi ini, sambung Darsafani di khususkan untuk UMKM di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan yang nilainya sebesar Rp.600 ribu yang dibagi dalam 3 bulan, sehingga perbulannya sebesar Rp.200 ribu.

Sementara itu, untuk UMKM di 16 Kecamatan lainnya, BLT bersumber dari APBD Kutim yang nilainya sebesar Rp.1,5 juta untuk 4.000 UMKM.

“Kenapa UMKM di Sangatta Utara dan Selatan menerima BLT dari Pemprov Kaltim, karena di dua Kecamatan ini sudah sering mendapat bantuan dari dana BPOM Pusat, sehingga untuk BLT dari APBD Kutim kami menyasar Kecamatan-kecamatan yang tidak pernah mendapatkan bantuan lainnya,” bebernya.

Dirinya menambahkan, total anggaran BLT UMKM dari Pemprov Kaltim yang disalurkan di Kutim sebesar Rp. 1,8 Milyar, sedangkan anggaran BLT UMKM dari APBD Kutim sekitar Rp.6 Milyar.

“Jadi total penerima BLT UMKM di Kutim sebanyak 7.000 pelaku UMKM, yaitu 3.000 dari anggaran Provinsi dan 4.000 dari anggaran Kutim,” ucapnya. (G-S02)