JAKARTA – Bupati Kutai Timur(Kutim) H Ardiansyah Sulaiman berkesempatan menjadi narasumber dalam rangkaian kegiatan Jakarta Marketing Week, Planet Tourism Indonesia (PTI) 2022 yang digagas Markplus Tourism, tema yang diangkat tentang “Exploring Indonesian Creative Destination” bersama empat narasumber dari daerah lain, di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka, Jakarta. Kamis (19/5/2022).

Pada kesempatan itu Bupati H Ardiansyah Sulaiman mengatakan, Taman Nasional Kutai(TNK) yang berlokasi diantara 3 daerah di provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara serta kota Bontang tersebut, mempunyai luas kurang lebih 168.000 hektare yang mampu yang menyuguhkan kawasan hutan hujan yang masih asri dengan pemandangan pepohonan endemi khas Kalimantan yang masih terjaga dengan baik.

“Satu diantaranya adalah kawasan Prevab yang merupakan tempat penelitian bagi para ahli untuk mengamati salah satu spesies asli Kalimantan yaitu orangutan dan primata lainya, “ ujarnya seperti di kutip dari laman Youtube Marketplus Chanel.

Selain sebagai lokasi untuk observasi orangutan, sambung Ardiansayah, di kawasan Prevab yang merupakan kawasan hutan hujan tropis dataran rendah, para wisatawan juga akan di suguhkan dengan beragam flora dan fauna khas pulau Kalimantan yang beragam, satu diantaranya adanya pohon ulin terbesar di dunia yang mempunyai diameter 2,74 meter, dan merupakan pohon endemik Kalimantan yang diperkirakan berumur lebih dari 1000 tahun.

“Bagi para wisatawan yang ingin berkunjung kesana, kami juga menyiapkan Camping ground dan lokasi tracking untuk melihat secara dekat hewan- hewan eksotik pulau kalimantan, “ ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ardiansyah yang hadir di dampingi Kadispar Kutim Nurullah, Kepala Balai TNK Persada Agussetia Sitepu juga membeberkan, selain Kawasan TNK, masih banyak lagi destinasi wisata yang menarik, termasuk wisata bahari yang sayang untuk dilewatkan apabila berkunjung ke Kutim.

“Kami mengundang kepada seluruh masyarakat indonesia untuk datang dan ikut memeriahkan Sail Sangkulirang yang akan di gelar pada tahun 2024 mendatang,“ ajaknya.

Pada event tahunan yang di selenggarakan oleh Markplus tersebut Taman Nasional Kutai (TNK) Persada juga menerima penghargaan Bronze Champion Kategori Sustainable Development Goals (SDGs) Creative Tourism Destination Award sebagai destinasi wisata konservasi yang diterima oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman. (G-S08)