KONGBENG – Minggu (20/11/2022) Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, menghadiri acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 tahun Desa Makmur Jaya di Kecamatan Kongbeng.

Dalam acara tersebut turut hadir pula Anggota DPRD Kutim Sobirin Bagus, Son Hatta dan Arang Jau, Kepala DPMDes Yuriansyah serta Plt Camat Kongbeng Petrus Ifung di BPU desa setempat.

Kedatangan orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Kutim ini, disambut dengan pertunjukkan reog dan pengalungan aksesori adat dayak oleh masyarakat setempat.

Ardiansyah Sulaiman dalam kesempatan tersebut mengatakan, pentingnya infrastruktur, pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat.

Ia juga mengapresiasi pembangunan Desa Makmur Jaya di usia ke-36 tahun yang meningkat dari desa lainnya. Walaupun wilayah Makmur Jaya tersebut cukup luas, penduduknya cukup besar dan jumlah RT nya pun banyak. Menurutnya, menjadi salah satu modal untuk membangun.

“Jadi manfaatkan kondisi itu untuk kemakmuran masyarakat, tingkatkan UMKM-nya, berdayakan Bumdesnya. Kemudian beri ruang dan waktu bagi pelaku usaha ekonomi kerakyatan,” pesannya.

Suami dari Siti Robiah ini juga mengucapkan syukur pada HUT ke-36 tahun ini sangat memberikan kegiatan positif. Pasalnya melibatkan 36 UMKM di desa setempat dan 100 lebih PKL yang juga diikutkan memeriahkan dalam perayaannya. Ardiansyah berharap semua desa bisa melakukan hal yang sama. Terutama dalam pembangunan desa. Mulai dari ekonominya, sumber daya manusianya atau pembangunan fisik lainnya.

“Apalagi kegiatan RT sudah berjalan, semoga menjadi agregat di dalam masing-masing desa. Jadi, setiap desa harus bisa mengawal para RT untuk segera memanfaatkan dana (Rp 50 juta per RT) untuk kegiatan yang sederhana saja,” urainya.

Sebelumnya, Kades Makmur Jaya Bambang Bagus WS mengatakan rangkaian acara HUT ke-36 Desa Makmur Jaya adalah Open Cup Volly Ball Putra dan Putri, Open Cup Football, bazaar, tarian adat dan pawai budaya.

“Juga ada menyiapkan 36 tumpeng dan pawai budaya digelar tadi pagi, semuanya untuk memperingati HUT ke 36 Desa Makmur Jaya,” ujarnya.

Sementara, Bazaar ini dalam HUT, melibatkan ratusan lapak untuk memeriahkan kegiatan ini. Terakhir tari-tarian menampilkan dari etnis jawa, dayak, NTB, NTT sampai Sulawesi.

“Mudah-mudahan peringatan HUT di tahun depan bisa lebih meriah lagi. Terima kasih pula kepada donatur yang telah berpartisipasi demi berjalannya acara ini,” terangnya. (*)