SANGATTA – Ketersediaan data statistik memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Data yang tersusun secara berkelanjutan dapat membantu pemerintah daerah memahami perkembangan berbagai sektor sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan.

Pemanfaatan data diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi dasar pengambilan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga pengendalian pembangunan daerah.

Kepala Bidang Statistik Diskominfo Staper Kutim, Hasanuddin, menjelaskan bahwa ketersediaan data yang dapat ditelusuri berdasarkan periode menjadi salah satu unsur penting dalam melihat perkembangan suatu sektor. Melalui seri data, pengguna dapat membandingkan informasi dari tahun ke tahun untuk mengetahui perubahan yang terjadi.

Salah satu sumber informasi yang tersedia melalui portal Satu Data Kutai Timur adalah data yang berasal dari e-Validata. Sejumlah data dalam platform tersebut memiliki rentang waktu 2020 hingga 2025, sehingga dapat menjadi bahan awal untuk menelusuri perkembangan indikator tertentu.

Keberadaan seri data tersebut membuka peluang bagi perangkat daerah maupun masyarakat untuk melakukan kajian berdasarkan informasi yang tersedia. Namun, penilaian terhadap capaian pembangunan tetap memerlukan indikator yang relevan, definisi data yang konsisten, serta perbandingan angka antartahun.

Pemerintah daerah juga membuka kesempatan bagi kalangan akademisi dan masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan data yang belum tersedia. Usulan tersebut dapat dipertimbangkan dalam penyusunan daftar data berikutnya, sehingga informasi yang dikumpulkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Dalam konteks pembangunan daerah, data yang berkualitas dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kebutuhan, menyusun prioritas, serta mengevaluasi pelaksanaan program. Ketersediaan informasi yang konsisten juga diperlukan agar evaluasi tidak hanya didasarkan pada gambaran sesaat, tetapi memperhatikan perubahan kondisi dari waktu ke waktu.

Dengan pengelolaan data yang terstandar dan berkelanjutan, Satu Data Kutai Timur diharapkan semakin mendukung proses pembangunan berbasis bukti. Pemanfaatan data secara tepat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas perencanaan dan memastikan evaluasi program dilakukan dengan dasar informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. (ADV/TJ)

Loading