Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menempatkan peningkatan kualitas manusia sebagai salah satu fondasi utama pembangunan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kutai Timur pada 2025 tercatat mencapai 76,48 dan ditargetkan terus meningkat dalam dua tahun berikutnya.

Bupati Kutim Ardinaysah Sulaiman menyebut, pemerintah menargetkan IPM berada pada kisaran 76,70 hingga 76,90 pada Perubahan RKPD Tahun 2026. Sementara pada RKPD Tahun 2027, target kembali dinaikkan menjadi 77,00 hingga 77,30.

“Peningkatan IPM harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan kualitas pembangunan manusia dari sisi pendidikan, kesehatan dan standar hidup layak,”ujarnya saat berpidato dalam sidang Paripurna DPRD peringatan HUT Kutim ke 27 tahun, Kamis, (08/09/2026).

Menurutnya, pembangunan Kutai Timur tidak cukup hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus melahirkan masyarakat yang semakin sehat, semakin berpendidikan, semakin produktif dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.

Upaya peningkatan kualitas manusia tersebut dilakukan melalui sejumlah program. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan beasiswa Kutim Tuntas dan Kutim Stimulan, beasiswa bagi 1.000 Hafidz/Hafizah setiap tahun, serta bantuan buku, seragam dan sepatu secara gratis mulai tingkat PAUD hingga SLTP.

Langkah tersebut turut diarahkan untuk memperkuat indikator pendidikan. Angka Harapan Lama Sekolah meningkat dari 13,02 tahun pada 2024 menjadi 13,22 tahun pada capaian 2025.

Di sektor kesehatan, Angka Harapan Hidup Kutai Timur pada 2025 tercatat mencapai 74,87 tahun. Capaian itu disebut menunjukkan kondisi kesehatan masyarakat secara umum terus mengalami perbaikan dan berada dalam tren positif.

Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan kemudian ditempatkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan manusia. Pemerintah berharap berbagai intervensi tersebut dapat memperkuat daya saing masyarakat Kutai Timur.

Ardiansyah menegaskan visi pembangunan Kutai Timur 2025-2029, yaitu “Terwujudnya Kutai Timur Tangguh, Mandiri dan Berdaya Saing”, harus diwujudkan melalui pembangunan manusia yang berkualitas. (ADV/TJ)

Loading