Sangatta – Sebanyak 512 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (8/10/2026).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Misliansyah, menjelaskan, ratusan penghargaan tersebut berasal dari dua Surat Keputusan (SK) Presiden, yakni SK tahun 2025 dan SK tahun 2026.

Menurutnya, sebagian penerima yang tercantum dalam SK tahun 2025 belum sempat mengikuti penyematan pada tahun sebelumnya. Karena itu, penghargaan tersebut kemudian dirangkaikan dengan penerima berdasarkan SK tahun 2026.

“Penghargaan ini ada dua SK dari Presiden, SK bulan November tahun 2025 dan sebagian yang kita dapatkan pada tahun 2026,” jelas Misliansyah.

Ia menyebutkan, seluruh penerima dari kedua SK tersebut kemudian disatukan dalam penyematan tahun ini dengan total sebanyak 512 ASN.

“Karena tahun kemarin belum sempat kita sematkan. Jadi ini berjumlah 512 orang yang kita serahkan pada hari ini penyematannya,” ujarnya.

Misliansyah menerangkan, penerbitan SK Satyalencana Karyasatya dilakukan secara berkala. Dalam mekanisme yang berjalan, SK dapat diterbitkan pada periode Juni dan November. Sementara penghargaan yang ditetapkan pada November umumnya dilaksanakan penyematannya pada tahun berikutnya.

Menurut Misliansyah, penganugerahan Satyalencana Karyasatya merupakan bagian dari penghargaan pemerintah terhadap perjalanan pengabdian ASN. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap rekam jejak aparatur dalam menjalankan tugas dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Namun, ia menegaskan bahwa pembinaan ASN tidak berhenti pada pemberian penghargaan. Peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur tetap menjadi bagian penting untuk memastikan ASN mampu mengikuti perkembangan kebutuhan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Pembinaan ASN tidak hanya melalui pemberian penghargaan, tetapi juga bagaimana meningkatkan kapasitas, kompetensi dan membangun budaya kerja yang mampu menjawab tuntutan pemerintahan,” kata Misliansyah.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus mempertahankan profesionalisme, meningkatkan kinerja serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, 512 ASN menerima penghargaan dengan rincian 53 penerima Satyalencana Karyasatya XXX Tahun, 113 penerima XX Tahun, dan 346 penerima X Tahun. (ADV/DS)

Loading