
Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong transformasi ekonomi agar pertumbuhan daerah tidak hanya bergantung pada sektor ekstraktif. Penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, pariwisata, industri pengolahan hingga ekonomi kreatif menjadi bagian penting dari arah pembangunan daerah.
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya pada Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan ke-I DPRD Kutai Timur Tahun Sidang 2026/2027 dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, Kutai Timur memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar sekaligus keragaman budaya yang menjadi identitas daerah. Namun, potensi tersebut harus dikelola secara bijaksana agar tidak hanya menghasilkan nilai ekonomi ketika sumber daya dieksploitasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan dalam jangka panjang.
Ardiansyah menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang diharapkan bukan sekadar angka statistik. Pertumbuhan harus mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat pelaku usaha lokal, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu, transformasi ekonomi ditempatkan sebagai salah satu agenda penting pembangunan Kutai Timur. Pengembangan sektor-sektor produktif dinilai diperlukan agar struktur ekonomi daerah semakin beragam dan memiliki daya tahan menghadapi perubahan.
Dalam pidatonya, Ardiansyah juga menyampaikan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas infrastruktur dan sumber daya manusia. Jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, air bersih, sanitasi, listrik dan telekomunikasi menjadi bagian dari fondasi pembangunan.
Ia mengatakan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, media, pemuda dan seluruh masyarakat perlu menjadi bagian dari gerak pembangunan.
Arah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kutai Timur 2025-2029, yakni “Terwujudnya Kutai Timur Tangguh, Mandiri dan Berdaya Saing”. Visi tersebut, kata Ardiansyah, harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. (ADV/TJ)
![]()



