Tenggarong – Kontingen Pengurus Kabupaten (Pengkab) Aquatik Indonesia Kutai Timur (Kutim) membuka Kejuaraan Kaltim Open Nusantara Cup 1 Tahun 2026 dengan performa yang menjanjikan. Bertanding di Kolam Renang Putri Junjung Buyah, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Jumat (24/7/2026), tim berhasil mengamankan sembilan medali pada hari pertama, terdiri atas tiga emas, lima perak, dan satu perunggu.

Raihan tersebut menjadi modal penting bagi skuad Kutim yang menjadikan kejuaraan ini sebagai bagian dari pematangan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.

Tiga medali emas dipersembahkan Wawa di nomor 50 meter gaya dada, Anggun pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu, serta Nahda di nomor 50 meter gaya kupu-kupu. Sementara lima medali perak diraih Jastin di nomor 1.500 meter gaya bebas, Wawa pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu, 50 meter gaya kupu-kupu, dan 200 meter gaya ganti perorangan, serta Anggun di nomor 50 meter gaya kupu-kupu. Adapun satu medali perunggu disumbangkan Nahda melalui nomor 800 meter gaya bebas.

Pelatih Aquatik Kutim, Adyan Siregar, mengatakan hasil tersebut cukup menggembirakan mengingat para atlet baru tiba di lokasi pertandingan dan masih beradaptasi dengan kondisi kolam. Meski demikian, mereka mampu menunjukkan daya saing dan mempertahankan performa sesuai program latihan yang telah dijalankan.

Pelatih Renang Kutim, Adyan Siregar

Menurut Adyan, pencapaian ini bukan hanya diukur dari jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga dari peningkatan catatan waktu para atlet. Sejumlah perenang yang belum berhasil naik podium justru mampu mencatatkan best time baru, sebuah indikator bahwa proses pembinaan berjalan sesuai harapan.

“Perbaikan catatan waktu menjadi nilai penting dalam evaluasi. Itu menunjukkan kemampuan atlet terus berkembang dan menjadi bekal menghadapi persaingan yang lebih ketat di Porprov nanti,” ujarnya.

Ia menjelaskan seluruh atlet yang diproyeksikan tampil di Porprov baru menjalani pemusatan latihan mandiri secara intensif selama sekitar dua bulan. Oleh karena itu, hasil pada hari pertama menjadi gambaran awal efektivitas program latihan yang diterapkan tim pelatih.

Sementara itu, Ketua Pengkab AI Kutim H. Muhammad Reza Fahlevi menilai keberhasilan mengumpulkan sembilan medali di hari pertama menjadi bukti bahwa pembinaan atlet renang Kutim mulai menunjukkan hasil positif.

H. Reza Pahlevi, Ketua Pengkab Aquatik Indonesia Kutim

Menurutnya, Kaltim Open Nusantara Cup 1 tidak hanya menjadi ajang berburu prestasi, tetapi juga sarana mengukur kesiapan teknik, mental bertanding, serta konsistensi performa atlet sebelum turun di Porprov.

“Hasil ini tentu menjadi penyemangat bagi seluruh atlet. Masih ada dua hari pertandingan dan kami optimistis peluang menambah medali masih terbuka. Yang terpenting adalah menjaga fokus dan tampil percaya diri di setiap nomor yang diikuti,” katanya.

Reza juga mengapresiasi kerja keras pelatih, atlet, orang tua, Pemkab Kutim, KONI Kutim, serta seluruh pihak yang terus mendukung pembinaan cabang olahraga akuatik. Ia meyakini kolaborasi tersebut akan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kutim di tingkat provinsi maupun nasional. (Daus)

Loading