G-Smart.id-Samarinda-Musyawarah Besar Himpunan Mahasiswa Bima (HMB) Kalimantan Timur bertemakan “Menumbuhkan Jiwa Militan, Integritas dan Sosialisasi Kader untuk Kemajuan Oraganisasi maupun Daerah”. Acara juga dirangkai dengan diskusi publik sekaligus bedah buku Bima Di timur Borneo yang diselengarakan di Cafe Ruang Temu Jl. AW Syahrani. Sabtu (17/04).

Yang hadir sebagai narasumber adalah Syafruddin selaku legistaor kaltim, Marwan dan Muhammad Kaisa sementara pesertanya mahasiswa Bima dan perwakilan oraganisasi mahasiswa daerah lainya.

Buku bima di timur borneo ini memberikan contoh dan motivasi perjuangan bagi kita semua menjadi orang yang berhasil itu butuh perjuangan butuh keseriusan dan butuh kemauan.

“Menjadi mahasiswa itu jangan berleha-leha, manja, mengandalkan orang tua dan jangan mengandalkan para senior itu bukan motivasi perjuangan,”ujar Syafruddin.

Lanjut Syafruddin selaku Anggota DPRD Kaltim mengatakan motivasi perjuangan itu adalah berjuang dengan kemampuan kita dan berjuang dengan segalah kelebihan serta kekurangan kita untuk meraih cita-cita yang diinginkan.

“Menjadi aktifis itu harus bersunguh-sunguh saya ini prosesnya dari aktifis jalanan, bagi saya kalau mau menjadi anggota DPRD itu harus mengetahui tiga hal yang pertama mengenali musuh yang kedua menggelar pasukan dan yang ketiga adalah menyediakan logistik, tiga hal ini yang harus kita siapkan,”bebernya.

Lebih Jauh Syafruddin ketua fraksi PKB mengatakan persoalan kalah itu bagian dari proses karena kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Dikatakannya kekalahan di 2009 menjadi modal kuat untuk menang di pileg 2014, bagaimana mau menang kalah saja tidak pernah, maka dari kekalahan itu harus pelajari.

“Saya ini dulu bukan siapa-siap hanya anak seorang petani, modal saya hanya keberanian dan juga harus memiliki modal intelektual karena kalau berani sama tidak cukup harus ditopang dengan intelektual,”ungkapnya.

Ditambahkan Syafruddin, sebagai generasi penerus kalau mau menjadi orang besar itu ada tiga syarat yang pertama melawan orang besar yang kedua melakukan kerja-kerja besar yang ketiga bertema dengan orang besar.

“Kalau mau berubah, memperbaiki nasib harus kuliah, mahasiswa kalau mau pintar bebicara didepan umum banyaklah membaca buku,”ujarnya.

Sementara Ketua HMB Kaltim Murdiono mengatakan untuk kegiatan ini sudah mmbentuk panitia sekitar satu bulan yang lalu.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengikat tali persaudaraan mahasiswa Bima ataupun senior dan juga alumni yang ada di wilayah kaltim,”kata Murdiono. (ADV/G-S05).