TENGGARONG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalu Dinas Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kaltim menggelar Pelatihan Wasit Juri Daerah yang bertempat di Hotel Grand Fatma Tenggarong Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 21 hingga 23 April 2022. Kegiatan ini dibuka oleh Kadispora Kaltim yang diwakili oleh Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, M. Masturi Akbar Tapipullah.

Turut hadir dalam acara pembukaan ini Ketua Perpani Kaltim Ir. Sutomo Jabir, ST., MT, Kadispora Kabupaten Paser, Kadispora Kabupaten Kutai Timur, Kabag Dispora Kota Balikpapan dan Ketua KONI Kabupaten Kutai Kartanegara serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, M. Masturi Akbar mengatakan Dispora Kaltim akan terus mendukung Perpani Kaltim untuk meningkatkan prestasi atlet di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Dispora Kaltim berharap cabor panahan menjadi salah satu cabor andalan Kaltim untuk menyumbang emas ditingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Lebih jauh disampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mensupport cabor panahan. Selain karena Ketuanya sangat kooperatif juga Panahan merupakan salah satu olahraga yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang oleh pemerintah pusat perlu didukung bersama.

“Panahan ini salah satu olahraga DBON sehingga wajib kita dukung dan ketuanya juga kooperatif,” bebernya

Sementara itu Ketua Perpani Kaltim, Ir. Sutomo jabir,ST., MT sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Dispora Kaltim ini guna mendukung tersedianya wasit Panahan Kaltim.

Sutomo juga berharap agar kedepan kegiatan kegiatan seremonial pemerintah tidak hanya terpusat pada suatu wilayah tapi harus merata pelaksanaannya disemua wilayah di Kaltim supaya olahraga turut berperan mewujudkan pemerataan pembangunan di Kaltim.

“Kesenjangan antar daerah kita masih tinggi sehingga saya berharap kegiatan-kegiatan kita tidak hanya dilaksanakan monoton di suatu wilayah tapi harus bergantian ditiap wilayah kabupaten/Kota supaya terjadi pemerataan,” harap Tomo sapaan akrabnya.

Anggota DPRD Kaltim dari Dapil 6 ini menjelaskan bahwa semua daerah di Kaltim memiliki potensi baik SDA maupun SDM sehingga pemerintah cuma membutuhkan kebijakan supaya daerah bisa termotivasi.

“Semua daerah kita berpotensi sehingga harus diberi semangat,” tutupnya. (G-S01)