SANGATTA – Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-19 di halaman kampus Jalan Soekarno Hatta, Sabtu (09/05/2026). Perayaan berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan civitas akademika dan masyarakat.
Momentum tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur, Rizali Hadi, yang mewakili Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada Ketua STAIS Sangatta, Satriah.
Dalam sambutannya, Rizali Hadi menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi Islam di tengah perkembangan era digital. Menurutnya, kampus tidak hanya menjadi tempat mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter mahasiswa yang berlandaskan iman dan takwa.
“Kami percaya pembangunan daerah tidak cukup hanya melalui infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi pembangunan karakter manusia yang berlandaskan ilmu dan akhlak,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan dalam mendukung kemajuan daerah, termasuk bersama STAIS Sangatta yang kini telah mengantongi akreditasi Baik Sekali.
Rizali berharap kampus yang mulai beroperasi sejak 14 Mei 2007 itu dapat terus melahirkan generasi pemimpin masa depan yang jujur, amanah dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua STAIS Sangatta, Satriah, mengatakan peringatan Harlah ke-19 bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan kampus dalam menghadapi berbagai tantangan selama hampir dua dekade.
“Dengan dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait, berbagai tantangan dapat kami lalui secara bertahap hingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten,” katanya.
Perayaan Harlah STAIS kali ini juga dirangkai dengan kegiatan jalan sehat, lomba video promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB), serta bazar yang diikuti berbagai peserta. (IR)
![]()



