Sangatta, G-Smart.id – Semenjak dioperasikan Jembatan Sangatta yang menghubungkan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, pengusaha ponton (transportasi penyeberangan) tidak lagi beroperasi seperti biasanya. Otomatis, warga lebih memilih menggunakan melewati Jembatan Sangatta, sehingga berdampak pada pendapatan pengusaha ponton itu sendiri.

Melihat kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pariwisata, kedepannya bahkan Pemkab Kutim bakal bekerjasama dengan para pengusaha ponton untuk menjadikan Susur Sungai Sangatta menjadi tempat wisata yang menarik.

“Agar warga tetap punya penghasilan, maka pemerintah berencana akan menjadikan ponton- ponton itu semenarik mungkin agar bisa menjadi daya Tarik wisatawan. Rencananya, semua ponton yang ada akan dicat warna warni dan digunakan untuk susur sungai Sangatta,”ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kutim Nurullah, disela-sela acara Pelatihan dan Promosi Pengembangan Produk Wisata Susur Sungai Sangatta, Rabu (27/10/2021) di Hotel Royal Victoria.

Lebih jauh, Nurullah menambahkan, Dispar bersama tim lainnya sudah melakukan ekspedisi disekitar bantaran sungai, guna memastikan layak atau tidaknya Wisata Susur Sungai Sangatta itu. Dari hasil penelusuran itu, disepakati, adanya susur sungai menggunakan ponton.

“Sesuai dengan keinginan Pemkab Kutim, salah satunya breakfast over the river (sarapan di atas sungai). Breakfast over the river ini rencanaya bekerjasama dengan pihak perhotelan yang ada di sekitar bantaran sungai Masabang,” tutup Nurullah. (G-S04)