Sangatta – G-Smart.id – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman didampingi Wabup Kasmidi Bulang, BNPB Pusat Bambang Surya Putra, Perwakilan TNI Polri, Camat Sangatta Utara dan Selatan dan Tim Satgas Penanggulangan Banjir lainnya menggelar rapat terkait pasca banjir, kamis (24/3/2022) di Ruang Rapat BPBD Kutim Sangatta Utara.

Dalam rapat tersebut membahas dua hal, yang pertama terkait rencana gotong royong untuk membersihkan fasilitas publik seperti Gedung Sekolah, Rumah Ibadah, Puskesmas dan jalan.

“Untuk hari ini yang dibersihkan Puskesmas Sangatta Utara dan menyisir jalan Yos Sudarso,” ujar Ardiansyah.

Sedangkan dari informasi yang didapat, sambung Ardiansyah, untuk rumah ibadah yang terdampak sudah dibersihkan oleh warga, sementara gedung sekolah akan dibersihkan kemudian, mengingat anak-anak masih libur.

“Semua komponen yang terlibat dalam kedaruratan ini bersama-sama turun membersihkan,” kata ia.

Kemudian yang kedua, Bupati menyampaikan sampai hari ini penurunan air sangat signifikan terutama di Sangatta Utara, 80 persen sudah kering sehingga perlu adanya skenario berikutnya.

“Yaitu terkait kebutuhan mereka untuk makan, dibeberapa tempat dapur umum masyarakat di Sangatta Utara sudah tidak ada, namun permintaan nasi siap saji masih ada di dapur umum yang dikelola oleh Tagana bersama TNI- Polri,” pungkasnya.

Selain itu pihaknya mencoba menghitung kemampuan gudang untuk memberikan sembako kepada masyarakat karena sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Untuk Sangatta Utara sekitar 11 ribu jumlah KK yang terdampak dan kita menunggu data yang akurat dari 11 ribu itu yang benar-benar membutuhkan,” bebernya. (G-S02)

Loading