SAMARINDA- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim) Mulyono menyebut, akreditasi sekolah menjadi salah satu program yang masuk dalam tujuh program skala prioritas dunia pendidikan yang harus di selesaikan selama masa pemerintahan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang di sisa masa jabatan hingga 2024 mendatang.

“Secara Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), pengawas sekolah memiliki peranan penting dan menjadi leading sector untuk membantu menyelesaikan terkait dengan akreditasi,” ucap Mulyono saat memberikan sambutan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kompetensi Guru dalam pembelajaran dan bimbingan konseling serta persiapan peningkatan nilai akreditasi pada Jumat (05/05/2023) di salah satu hotel di Samarinda.

Untuk itu, demi meningkatkan kapasitas dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan pihaknya melibatkan 83 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru yang menangani bimbingan Konseling (BK) untuk mengikuti bimtek yang bekerjasama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Jadi saya mengharapkan output dari kegiatan ini adalah, seluruh instrument sudah memiliki kemampuan tidak hanya manajerial sekolah saja, namun juga mampu mendongrak nilai saat pelaksanaan sertifikasi sekolah,” pinta Mulyono.

Untuk itu, dirinya berharap, para pengawas sekolah bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bimtek ini secara serius agar memiliki kemampuan dan kecakapan yang dibutuhkan untuk membantu sekolah masing-masing mendapatkan sertifikat akreditasi.

Loading