SANGATTA – Coffee Morning (Rapat Koordinasi) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Senin (13/6/2022) digelar beda dari biasanya. Jika selama ini digelar secara paripurna, namun agar pembahasan lebih fokus dan maksimal, maka Coffee Morning dilaksanakan per Asisten.

Coffee Morning kali ini dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutim, Rizali Hadi dan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemksera) Trisno. Dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibawah Asisten Pemkesra, sekitar 20 OPD.

Ditemui usai Coffee Morning tersebut, Wabup Kasmidi Bulang mengatakan tujuan Coffee Morning yaitu koordinasi antar Pimpinan (Bupati/Wabup) dengan Kepala OPD dan instansi ada di lingkungan Pemkab Kutim. Koordinasi terkait dengan program yang akan dan telah progres yang telah terlaksana, permasalahan dan solusi yang akan dilakukan berkaitan dengan program dan permasalahan yang dihadapi.

Pelaksanaan Coffe Morning dibawah kordinasi Asisten I (Pemkesra), senin (13/6/2022) di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim

“Kita persempit koordinasi per Asisten. Ini saja tadi ada kurang lebih 20 OPD di bawah Asisten I (Pemkesra), kita baru selesai 3 jam lebih. Nanti minggu depan,  OPD di bawah Asisten II dan seterusnyanya. Kemudian per bulan Camat kita hadirkan, per dua bulan para Kades juga bakal dihadirkan,” ungkap Kasmidi.

Lebih lanjut Kasmidi mengatakan, dimasa kepemimipinannya bersama dengan Bupati Ardiansyah (Program ASKB), tidak tersampaikan kepada OPD-OPD yang menjadi leader kegaitan tersebut. Dia mencontohkan, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Disperindag, Ketenagakerjaan dan lainnya.

“Hari ini banyak informasi yang kita dapatkan, ada beberapa program yang selama ini sudah berjalan. Kemudian ada juga permasalahan, beberapa hal yang disampaikan oleh OPD. Contoh kita (Pemkab Kutim) ada penambahan P3K ternyata belum ada anggarannya, sehingga wajib kita anggarakan dianggaran perubahan,” terang orang nomor dua di Kutim ini. (G-S04)