SANGATTA- Menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, kebutuhan dan permintaan berpotensi akan meningkat signifikan, seperti halnya permintaan tentang bahan pangan atau sembako.

Sementara untuk permintaan daging jika dipantau dari perkembangan di Rumah Potong Hewan (RPH) di Sangatta, diprediksi akan mengalami peningkatan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Antonius Kurniawan Dewanto.

“Permintaan sudah mulai terlihat, hari biasa RPH cuma memotong 1 hingga 2 ekor sapi saja, saat ini sudah mencapai 3 sampai dengan 4 ekor per hari, ” ujarnya Selasa (02/04/2024).

Selain itu, berdasarkan pada data hari raya idul Fitri tahun-tahun sebelumnya, memang terjadi peningkatan permintaan daging sapi potong akan terjadi secara signifikan pada H-3 idul Fitri.

“Untuk daya dukung sendiri di RPH saat ini juga sudah cukup, di mana di sana juga sudah ada tukang potong yang memiliki sertifikasi halal, termasuk tim kesehatan yang memastikan hewan ternak aman sebelum disembelih, ” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga memastikan ketersediaan daging sapi hingga Idul Fitri di Kutim aman, selain, karena adanya stok yang cukup, kebutuhan daging jelang lebaran juga di dukung dengan adanya stok daging beku di pasaran yang juga saat ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan daging.

“Ini (daging beku) juga bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengkonsumsi daging, terlebih di hari raya Idul Fitri,” pungkasnya. (ADV/G-S02)

Loading