*SANGATTA* – Dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Kutai Timur yang ke-25, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur menyelenggarakan serangkaian kegiatan seni dan budaya. Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, memberikan keterangan dalam wawancara pada Rabu (20/11/2024) di lapangan Town Hall Keluarga Bara Sangatta.

Mulyono mengungkapkan, rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sejak awal bulan November ini mencakup berbagai acara yang bertujuan untuk melestarikan seni budaya nusantara sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Kami telah melaksanakan festival karnaval kebudayaan yang digelar dari Jalan Margo Santoso hingga Sumatera Utara. Karnaval ini diikuti oleh 32 peserta, dan berlangsung meriah,” ujar Mulyono.

Ia juga menjelaskan, setelah karnaval tersebut, dilanjutkan dengan Festival Magic Land serta Festival Seni Budaya dan Kuliner Adat Nusantara yang berlangsung di Folder Ilham Maulana dari 2 hingga 11 November. Acara ini ditutup dengan penampilan artis nasional, RAN, yang mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat.

“Kami menampilkan seni budaya dan kuliner khas daerah dari berbagai penjuru nusantara selama 10 hari tersebut. Sambutannya sangat positif, baik dari masyarakat lokal maupun luar daerah,” tambahnya.

kebanggaannya atas capaian pemecahan rekor MURI yang diadakan sebelum rangkaian festival ini. Sebanyak 1.540 pelajar berpartisipasi dalam kegiatan melukis batik motif nusantara.

“Alhamdulillah, kami langsung mendapatkan sertifikat dari MURI atas keberhasilan ini. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki antusiasme besar dalam melestarikan budaya,” katanya.

Hari ini, agenda dilanjutkan dengan **Festival Kebudayaan berlangsung dari 20 hingga 22 November. Festival ini menyajikan penampilan seni budaya, permainan tradisional, hingga perlombaan dengan jadwal mulai pukul 09.00 pagi hingga 22.00 malam.

“Selain seni budaya, pengunjung juga dapat menikmati hiburan dari artis nasional seperti Sadrina hari ini, Budi Doremi besok, dan ST12 sebagai penutup,” tutur Mulyono.

Mulyono berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Harapan kami, pertama, adat istiadat, seni budaya, dan olahraga tradisional dapat terus menarik perhatian generasi muda. Kedua, kegiatan ini juga kami upayakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui penyediaan tenan-tenan UMKM. Dan ketiga, ini adalah bentuk rasa syukur atas 25 tahun berdirinya Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan kegiatan semacam ini agar lebih maksimal dan menarik di masa mendatang.

Dengan semangat melestarikan budaya dan memperkuat perekonomian masyarakat, rangkaian HUT Kabupaten Kutai Timur ke-25 menjadi momen penting untuk membangun kebanggaan akan identitas lokal. (adv/ar)

Loading