SANGATTA – Peningkatan literasi masih menjadi pekerjaan rumah di sektor pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Untuk itu, diperlukan langkah konkret dan keterlibatan berbagai pihak untuk mendorong peningkatan kemampuan literasi masyarakat, terutama di kalangan pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutim, Mulyono, menilai upaya meningkatkan literasi perlu dibangun melalui kesamaan persepsi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan perusahaan swasta. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan memiliki arah dan tujuan yang sama.

Menurutnya, literasi menjadi salah satu aspek penting dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan. Oleh sebab itu, peningkatan literasi perlu mendapat perhatian bersama, termasuk melalui upaya yang lebih terarah untuk menjawab kondisi di daerah.

Mulyono mengatakan, forum diskusi dapat menjadi ruang untuk bertukar pandangan sekaligus menyamakan pemahaman mengenai persoalan yang dihadapi. Dengan persepsi yang sama, setiap pihak diharapkan dapat melihat kebutuhan dan menentukan bentuk dukungan yang sesuai.

“Yang paling penting, kita punya satu persepsi yang sama,” demikian inti pernyataan Mulyono

Ia menilai, diskusi bersama dapat membuka ruang bagi munculnya berbagai gagasan yang kemudian ditindaklanjuti melalui program nyata. Dengan demikian, pembahasan mengenai literasi tidak berhenti pada pertukaran pendapat, tetapi berlanjut pada upaya yang dapat mendukung peningkatan kemampuan membaca dan memahami informasi.

Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Disdikbud juga diharapkan terus mendorong berbagai upaya peningkatan literasi. Dukungan tersebut perlu disertai keterlibatan pihak lain agar penguatan budaya literasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi pemerintah, satuan pendidikan, dan perusahaan swasta, peningkatan literasi di Kutim diharapkan dapat menjadi agenda bersama. Langkah konkret yang disusun berdasarkan kebutuhan daerah menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi yang lebih kompeten. (ADV/TJ)

Loading