SANGATTA, Untuk meningkatkan kualitas atlet yang ada di Kutim, IPSI Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0909 Kutai Timur, melakukan persiapan kejuaraan Dandim Cup tahun 2022.

Hal tersebut dilakukan IPSI Kutim untuk menyaring atlet berbakat dari perguruan yang ada di kabupaten Tuah Bumi Untung Benua ini.

Selain itu, kejuaraan Dandim Cup tahun 2022 ini juga sebagai ajang seleksi persiapan Porprov yang akan dilaksanakan di Kabupaten Berau pada bulan Desember 2022 mendatang.

Ketua IPSI Kabupaten Kutim, Faisal Rahman melalui ketua panitia Khoirul Arifin menyebutkan, bahwa IPSI Kutim menargetkan bisa memperoleh 4 emas dalam ajang 2 tahunan tersebut.

“Alhamdulillah tahun ini Dandim 0909/KTM ikut mensupport kegiatan seleksi pencak silat ini, sehingga diadakan acara Dandim Cup pertama, setelah sebelumnya juga pernah dilakukan Kejuaraan Kapolres Cup 2 kali,” tutur Khoirul.

Khoirul menyampaikan, dari 14 perguruan yang ada di Kutim, yang konfirmasi akan mengirimkan atlet untuk diseleksi sebanyak 7 perguruan.

“Pendaftaran dibuka terakhir untuk masukkan berkas tanggal 30 juni 2022 pukul 17.00 WITA dan kegiatan akan diselenggarakan tanggal 1-3 Juli 2022 di GOR Kudungga Sangatta, rencananya akan dibuka langsung oleh Dandim 0909//KTM pada hari Jumat tanggal 1 Juli 2022 pukul 14.00 WITA di GOR Kudungga” ujarnya.

Selaku ketua panitia dirinya berharap agar gelaran event ini bisa berjalan aman, tertib, lancar dan bisa menghasilkan atlet-atlet pencak silat terbaik yang akan membawa nama Kutai timur di ajang PORPROV di Kabupaten Berau nanti.

“Silahkan masyarakat Kutim menyaksikan pertandingan nanti dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan dan anjuran pemerintah,” anjurnya.

Ia juga berharap, semua stakeholder bisa mendukung Cabor beladiri asli warisan lelulur bangsa Indonesia ini.

“Saya sebagai pengurus Pencak Silat Kutim berharap kepada pemerintah, stakeholder dan semua pihak untuk bisa mensupport olahraga beladiri asli budaya dan warisan leluhur bangsa Indonesia ini, untuk terus dijaga kelestariannya dan pencak silat bisa diterima oleh dunia internasional. Targetnya masuk dalam ajang olahraga beladiri bergengsi dunia olimpiade,” pungkas ia.

Selain bantuan dari Kodim 0909 Kutai Timur, gelaran acara ini juga didukung oleh PT Thiess Indonesia, yang juga sebagai bapak asuh dari IPSI Kutim.

Untuk diketahui, kelas yang akan dipertandingkan adalah kelas tanding Putra dan Putri kelas A sampai J dan kelas bebas, serta kelas seni TGR (Tunggal, Ganda dan beregu). (*)

Loading