Kaliorang, G-Smart. id – Salah satu wilayah di pesisir di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kecamatan Kaliorang mempunyai tujuh program prioritas pembangunan untuk tahun 2022 mendatang. Program tersebut sebagai upaya mendukung percepatan program pemerataan pembangunan yang ada di Kecamatan Kaliorang.

Camat Kaliorang Bainahum saat ditemui awak media di ruang kerjanya beberapa waktu yang lalu menyampaikan program tersebut yaitu, perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 12 kilometer yang ada di Poros Kaliorang.

Dirinya mengatakan ini menjadi salah satu kendala utama masyarakat dalam melakukan aktifitas yang mayoritas warganya sebagai petani, dalam mendistribusikan hasil perkebunan serta menghambat roda perekonomian yang ada di kecamatan Kaliorang.

“Kita lihat banyak lobang dimana-mana, dan sudah menelan banyak korban, tahun depan akan kami perbaiki, minimal kami ratakan dengan agregat dulu,” ucapnya.

Kemudian pendataan penduduk secara koperhensif, mengingat wilayah Kaliorang di kelilingi banyak perusahaan yang sebagian besar tenaga kerjanya berasal dari luar. Pihaknya juga akan mewajibkan kepada seluruh perusahaan agar melaporkan jumlah karyawannya untuk mengantisipasi jika terjadi hal- hal yang tidak di inginkan.

“Banyak data yang masih simpang siur, ditambah kami (Kecamtan Kaliorang) ditetapkan Disdukcapil sebagai salah satu pilot project dalam pendataan penduduk dan catatan sipil untuk wilayah pesisir,” ujar Bainahum.

Lebih jauh disampaikan, program selanjutnya adalah pelayanan pemerintahan, ini menjadi salah satu area yang akan di tingkatkan kualitasnya, mulai dari Desa sampai dengan tingkat Kecamatan agar mampu bersinergi mengawal program pemkab Kutim serta mampu memberikan pelayanan secara maksimal kepada warganya

Kemudian Pemerataan jaringan aliran listrik disemua wilayah menjadi program yang juga masuk skala prioritas, sebab beberapa desa yang ada belum bisa menikmati layanan listrik.

Dirinya mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT PLN, sehingga diharapkan bisa masuk dalam program pengembangan jaringan perusahaan plat merah tersebut.

“Diharapkan pada tahun 2022 ini, semua desa yang ada sudah bisa menikmati Listrik, makanya ini yang akan kami kejar,” imbuhnya.

Selanjutnya guna mempercepat tujuan program pembangunan, pihaknya akan terus bersinergi dan menjalin komunikasi yang baik dengan pihak swasta (Perusahaan) yang ada di wilayah Kaliorang.

“Perusahaan itu jangan hanya numpang hidup di daerah kami, tetapi mereka juga harus menghidupkan daerah kami, ” kata ia.

Terakhir dirinya mengusulkan untuk pemekaran desa Sembulok Mandiri yang masuk dalam wilayah desa Kaliorang, Pemekaran tersebut harus dilakukan mengingat wilayah desa tersebut yang begitu luas.

“Dengan anggaran yang ada ditambah wilayah desa yang begitu luas, saya rasa tidak akan mencukupi,” ucapnya.

Pemekaran desa tersebut, sambung Bainahum agar bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat pembangunan desa.

“Semua panitia sudah kami bentuk, tinggal pengukuran luas wilayah yang belum, dan dalam waktu dekat ini akan segera kami kerjakan,” imbuhnya.

Dari tujuh program yang akan menjadi fokus  di tahun 2022 ini, dirinya berharap bisa mendapatkan dukungan dari seluruh stekholder yang ada sehingga pemerataan pembangunan disegala aspek di kecamatan Kaliorang bisa segera terwujud. (G-S08)