SANGATTA, BERITA ETAM – Masa jabatan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2014-2019 telah berakhir. Untuk pemilihan pengurus baru, maka dilaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) DWP Kutim tahun 2022. Kegiatan itu dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, di Ruang Damar, Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi Sangatta, Kamis (14/4/2022).

Kegiatan yang juga dirangkai dengan serah Terima Jabatan Ketua dan Pengalihan Tugas Ketua Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia, turut dihadiri Pj Sekretaris Kabupaten Kutim Yuriansyah, Ketua TP PKK Kabupaten Kutim Ny Siti Robiah serta jajaran pengurus PKK Kutim dan undangan lainnya.

Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam kesempatan itu mengatakan pergantian kepengurusan dalam sebuah organisasi adalah hal yang lumrah. Guna melanjutkan estafet kepemimpinan berikutnya. Terpenting dalam melaksanakan sesuai dengan amanat Undang-Undang.

“Dilaksanakan secara musyawarah dengan baik, terdokumentasi dengan baik. Kemudian estafet diserahkan kepada pengurus yang baru. Tak kalah penting pengurus ini harus berjalan amanat UU dan AD-ART DWP,” ungkap Ardiansyah.

Lebih lanjut Ardiansyah menambahkan, Dharma Wanita Persatuan adalah tempat berkumpulnya para istri dari para ASN. Oleh karenanya, bagaimana organisasi ini betul-betul dapat berkiprah didalam rangka melaksanakan atau membantu tugas para suami yang sedang bekerja di Pemerintahan (Pemkab Kutim).

Orang nomor satu di Kutim ini berharap dengan pergantian kepengurusan roda organisasi diharapkan mampu bekerja lebih baik lagi, karena mengikuti perkembangan zaman dan peraturan daerah.

“Dari pergantian roda kepengurusan juga diharapkan bisa mengikuti perkembangan baik itu zaman, peraturan daerah maupun persoalan. Jangan sampai perkembangan-perkembangan tidak diikuti pelaku organisasi termasuk juga Dharma Wanita Persatuan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sri Handayani Irawansyah (Ketua DWP yang lama) dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih pada seluruh anggota, selama lima tahun bersama dirinya mengemban amanah sebagai ketua DWP Kutim.

“Saya sampaikan terima kasih pada seluruh anggota DWP Kutim yang sudah membersamai untuk mensukseskan segala kegiatan dan program kerja selama lima tahun ini. Sebenarnya saya terpilih ditahun 2014 namun SK dari pusat baru keluar di 2017 sehingga kita mengikuti masa dari SK yakni 2017-2022,” ujarnya.

Istri dari mantan Sekkab Kutim Irawansyah ini juga menuturkan usai purna tugasnya beserta sang suami, ia menitipkan kepengurusan Dharma Wanita Persatuan pada Ketua yang baru Siti Farida Eka Yuriansyah merupakan istri dari Pj Sekkab Kutim Yuriansyah.(*/etm2)