G-Smart.id – Sangatta – Salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia PT Kaltim Prima Coal (KPC) memberikan sumbangsih yang luar biasa untuk membantu Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam mengatasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pihak managemen PT. KPC menyadari bahwa pandemi Covid-19 ini terbukti mempunyai dampak pada tatanan kehidupan di masyarakat, dampak yang sangat signifikan dirasakan adalah terhambatnya kegiatan perekonomian dan dampak terhadap tingkat kesejahteraan sosial yang semakin dirasakan oleh masyarakat.

Sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap sesama, KPC tidak menutup mata dengan masifnya serangan virus Corona ini. Sejak awal pandemi melanda Kutim di tahun 2020 lalu, KPC telah berjuang bersama Pemkab Kutim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan mitra lainnya dalam memerangi Pandemi Covid-19.

Tidak tanggung-tanggung, dari data yang dilaporkan Divisi External Affairs and Sustainable Development (ESD), perusahaan telah mengucurkan dana sejumlah 11,3 miliar lebih untuk membantu penanggulangan wabah Covid-19. Dari total nilai ini, sebanyak 1,5 miliar berupa bantuan alat kesehatan (alkes) kepada RSUD, yang saat ini masih dalam proses pengadaan dan akan segera diserahkan kepada RUSD.

Dikatakan oleh GM External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan bahwa selain alkes untuk RSUD, dana penanganan Covid 19 terpakai untuk pembelian peralatan kesehatan, seperti ventilator, rapid test, tabung oksigen, pengisian tabung oksigen, alat kesehatan dan thermo gun. Kemudian dukungan perlengkapan tim medis seperti cover all, google, face shield, masker bedah, hand schoon panjang dan boots.

Ditambahkan Wawan, tidak hanya itu saja, dana juga digunakan untuk pembelian fasilitas pendukung, seperti Laptop untuk entri data vaksin dan dukungan operasional petugas serta bantuan logistic lainnya. Selain itu ada bantuan sembako kepada warga terdampak ekonomi akibat Covid-19.

“Ini adalah upaya kami untuk bersama-sama dengan pemerintah dan stakeholders lain agar kita semua bisa keluar dari Pandemi Covid-19 ini,” kata Wawan.

Dukungan KPC agar masyarakat segera keluar dari Pandemi Covid-19, terus dilakukan. Terbaru adalah pemberian vitamin dan obatan-obatan untuk pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) dan karantina di enam Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Enam Puskesmas itu tersebar di wilayah Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Bengalon dan Kecamatan Rantau Pulung.

Sementara itu Manager Project Management and Evaluation (PME) KPC Louise G Pessireron mengatakan, bantuan vitamin dan obat-obatan ini sebagai bentuk kepedulian KPC terhadap warga yang menjalani Isoman dan karantina, yang nilai totalnya mencapai 230 juta.

“Ini sebagai rasa kebersamaan dengan para stakeholders yang berada di wilayah sekitar perusahaan. Harapannya semua yang terpapar mendapatkan asupan vitamin dan obat-obatan sehingga segera pulih,” kata Louise.

Selain vitamin dan obat-obatan, KPC juga secara rutin setiap minggu memberikan bantuan susu murni sebagai salah satu asupan gizi untuk tenaga medis. Jumlahnya mencapai 2000 botol, yang merupakan susu murni produksi di lahan pascatambang Peternakan Sapi Terpadu (PESAT).

Selain itu, pada Senin (20/9/2021) lalu, KPC juga membantu pengadaan logistik untuk dapur umum yang berlokasi di Koramil, Sangatta. Bantuan berupa pendanaan sejumlah 75 juta untuk membeli bahan-bahan makanan bagi pasien yang Isoman, karantina dan para petugas.(*)