Sangatta – Kontingen tenis meja Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melampaui target perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri IV Kalimantan Timur 2026. Hingga Kamis (5/11/2026), tim Kutim telah mengumpulkan tiga medali emas, empat perak, dan satu perunggu.
Koordinator Kontingen Tenis Meja Kutim, Mulyadi, yang mewakili Manajer Tim dr. Hj. Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan satu tambahan medali emas lagi dipersembahkan Nova pada nomor tunggal putri veteran.
Nova memastikan podium tertinggi setelah mengalahkan Sumarni dari Balikpapan dengan skor 3-1.
Sementara itu, Ahmad Mujakir menambah satu medali perak bagi Kutim dari nomor tunggal putra veteran. Ia harus mengakui keunggulan Arba’in dari Paser dengan skor 1-3.
Dengan tambahan hasil tersebut, Kutim kini telah mengoleksi delapan medali dari cabang olahraga tenis meja.
“Alhamdulillah, sampai sejauh ini cukup membanggakan hasil dari teman-teman. Selama keikutsertaan Kutai Timur di Porprov Korpri Kaltim,” kata Mulyadi di GOR Beladiri Kudungga.
Menurut dia, capaian tahun ini menjadi hasil terbaik bagi kontingen tenis meja Kutim selama mengikuti ajang olahraga ASN tingkat provinsi tersebut.

Koordinator Kontingen Tenis Meja Kutim, Mulyadi
Pada tiga keikutsertaan sebelumnya, kata dia, Kutim paling tinggi hanya mampu membawa pulang satu medali perak. Bahkan, pada beberapa kesempatan, kontingen hanya memperoleh satu medali perunggu.
“Alhamdulillah tahun ini kita sudah mendapatkan tiga emas, empat perak, dan satu perunggu. Total ada delapan medali,” ujarnya.
Capaian tersebut sekaligus melampaui target awal tim yang hanya membidik dua medali emas pada Porprov Korpri IV Kaltim.
“Target kami sebenarnya hanya dua emas. Alhamdulillah sekarang sudah tiga emas,” tutur Mulyadi.
Meski demikian, peluang Kutim untuk menambah koleksi medali masih terbuka. Pada Jumat (6/11/2026), pertandingan tenis meja masih akan mempertandingkan sejumlah nomor, termasuk tunggal putri dan tunggal putra umum.
Mulyadi berharap para atlet Kutim mampu menjaga performa dan kembali menambah medali, terutama emas, dari nomor-nomor tersisa.
“Masih ada nomor tanding besok. Mudah-mudahan kita masih bisa menambah medali emas,” katanya.
Ia menilai hasil sementara tersebut membuka peluang Kutim untuk bersaing dalam perebutan posisi terbaik pada cabang olahraga tenis meja. Namun, Mulyadi menegaskan perjuangan tim belum berakhir karena masih terdapat nomor pertandingan yang harus diselesaikan.
“Secara umum, mudah-mudahan Kutai Timur bisa menjadi juara umum di cabang olahraga tenis meja. Masih ada nomor tanding dan mudah-mudahan di dua nomor tersisa ini kita bisa mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya. (ds)
![]()



