
SANGATTA – Dinas Pendidikan Kutai Timur (Disdik Kutim) menetapkan empat target utama yang ingin dicapai hingga akhir 2026. Target tersebut mencakup pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan, peningkatan Rapor Pendidikan, kenaikan akreditasi, serta pelaksanaan program unggulan kepala daerah di bidang pendidikan.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono mengatakan, target pertama yang menjadi perhatian adalah pemenuhan atau pencapaian SPM Pendidikan. Disdik Kutim mencatat terdapat 15 indikator SPM Pendidikan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.
“Target kita empat. Empat hal utama target kinerja kita. Satu, pemenuhan atau pencapaian SPM Pendidikan, kita punya 15 SPM Pendidikan,” jelasnya.
Selain SPM, Disdik Kutim juga menargetkan peningkatan Rapor Pendidikan. Rapor Pendidikan menjadi salah satu gambaran capaian serta kualitas layanan pendidikan yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan perbaikan.
Target berikutnya adalah peningkatan akreditasi satuan pendidikan. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan mutu pendidikan secara berkelanjutan, baik dari sisi layanan maupun pemenuhan standar yang ditetapkan.
“Yang kedua, kenaikan Rapor Pendidikan. Yang ketiga, kenaikan akreditasi,” lanjutnya.
Sementara target keempat berkaitan dengan kontribusi Disdik Kutim terhadap pelaksanaan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur. Dari 50 program unggulan yang telah ditetapkan pemerintah daerah, terdapat 10 program yang berada di sektor pendidikan.
Menurutnya, keempat target tersebut menjadi fokus kinerja Disdik Kutim hingga akhir 2026. Pencapaiannya diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan mutu dan pemerataan layanan pendidikan di Kutai Timur.
“Dan yang terakhir, pencapaian 10 dari 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati,” pungkasnya. (ADV/TJ)
![]()



