
SANGATTA – Operator desa menjadi bagian penting dalam proses pemutakhiran data Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kutai Timur. Mereka terlibat langsung melakukan verifikasi dan validasi terhadap data anak di wilayah masing-masing.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, menyampaikan apresiasi kepada para operator desa yang terus bekerja memastikan data ATS sesuai dengan kondisi di lapangan.
Menurut Heri, pekerjaan tersebut tidak sederhana karena operator harus melakukan penelusuran terhadap kondisi anak yang masuk dalam database ATS.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi operator ketika menghadapi persoalan dalam proses verifikasi.
“Saya terima kasih dan penghargaan saya yang setinggi-tingginya. Luar biasa teman-teman. Ini juga harus saya dampingi,” ujarnya.
Heri mengatakan, pendampingan tidak terbatas pada waktu kerja. Ketika operator mengalami kendala di lapangan, ia berupaya memberikan respons dan solusi.
Bahkan, kata dia, beberapa operator tetap berkomunikasi pada malam hari karena menyesuaikan kondisi jaringan internet di wilayah masing-masing.
“Ketika teman-teman menemui masalah di lapangan, jam berapa pun itu saya akan berusaha siap untuk memberi solusi,” katanya.
Menurutnya, operator desa memiliki peran penting karena merekalah yang membantu memastikan apakah data dalam sistem sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Atas kerja tersebut, Heri justru merasa dirinya yang seharusnya memberikan apresiasi kepada para operator.
“Bukan mereka yang harus terima kasih ke saya, tapi saya yang harus terima kasih ke mereka. Penghargaan yang setinggi-tingginya untuk teman-teman atas kerja keras mereka,” pungkasnya. (ADV/TJ)
![]()



