G-Smart.id – Kongbeng – Gelaran Event Kaltim Fest 2020 Seri III yang diprakarsai Dinas Pariwisata Kaltim kali ini hadir di Desa Miau Baru Kec. Kongbeng yang bertemakan “Eksotika Kayan Di Miau Baru” berlangsung di Lamin AdatDesa Miau Baru, Kongbeng, Minggu (25/10/2020).

Dalam kegiatan ini Pjs. Bupati Kutai Timur M.Jauhar Effendi didampingi oleh Assisten Perekonomian dan Pembangunan Suroto, Kadis Kominfo Perstik Suprihanto, Plt.Kadis Pariwisata Jamri, Kadis Sosial Jamiatulkhair daik, turut hadir dan menyaksikan salah satu pergelaran kekayaan budaya dan alam di Miau Baru Kabupaten Kutai Timur ini.

Pada event ini Pjs. Bupati Kutai Timur M.Jauhar Effendi menyampaikan bahwa ini adalah hal yang sangat luar biasa dan merupakan sebuah kehormatan untuk bisa menyaksikan Kaltim Fest 2020 Seri III yang bertema Eksotika Kayan Di Miau Baru, khasanah budaya ini harus dijaga dan keunikan ini bisa menjadi daya tarik bagi para wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara.

“Sekarang kita dalam kondisi wabah pandemik covid 19 oleh karena itu saya berikan apresiasi langkah dinas Pariwisata Kaltim yang mengusung program budaya di Miau baru ini” ungkap Jauhar dalam sambutannya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni mengatakan dalam seri III kaltim Fest ini akan menghadirkan bagaimana masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam, masyarakatnya menjaga tradisi dan budaya sehingga Miau Baru menjadi representasi Kaltim

Lebih jauh di sampaikan bahwa masyarakat Kayan di Miau baru bisa dipertunjukan pada masyarakat umum  tentang bagaimana kehidupan sosial budaya hingga kearifan lokal dan ini harus terus terjaga kini dan nanti .

“Pesan dari festival ini, selain kita ingin mengangkat harmoninya alam dan sosial budaya dari Kaltim juga kita ingin menunjukan pada dunia, inilah Kalimantan Timur yang masih terjaga sampai kini”

Ditambahkannya bahwa ini juga bentuk dukungan untuk promosi wisata dan budaya Kaltim untuk nusantara dan dunia,

“Harapannya generasi di Miau Baru tetap meneruskan apa yang sudah diwariskan para leluhur berupa kesenian,tradisi , adat istiadat, kearifan lokal harus terus dijaga agar eksotika Kayan yang ditampilkan hari ini bisa diliat langsung oleh wisatawan” Ujar Sri Wahyuni. (G-S02)