Sangatta, G-Smart.id – Dengan luasan lahan perkebunan mencapai 500 ribu hektare di tahun 2020 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memiliki keunggulan dari sisi perkebunan dengan Kelapa Sawitnya dimana jumlah produksi sudah mencapai 6.5 juta ton per tahun

“Ini semua berkat kerja yang sungguh-sunguh yang dilakukan oleh pihak perusahaan sawit yang ada di Kutai Timur,” seperti yang disampaikan oleh Asisten Pemerintah dan kesejahteraan Sekertaris Daerah (Seskab Kutim) Suko Buono di hadapan para peserta Pelatihan Ketenagakerjaan untuk Sawit Berkelanjutan di Hotel Royal Victoria. Rabu, (03/11/2021)

Terkait Permasalahan ketenagakerjaan yang ada di Kutai Timur menurutnya presentasenya sangat kecil, diakibatkan banyaknya perusahaan yang sudah merekrut tenaga kerja lokal maupun dari luar daerah.

“Berarti persoalan tenaga kerja sudah bisa diatasi oleh perusahaan yang ada di Kutai Timur “tandasnya.

Lebih jauh, Suko Buono berharap dengan adanya pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang praktik ketenagakerjaan yang bertanggung jawab.

Sementara itu ketua panitia, Andi Ilham menjelaskan bahwa peserta pelatihan adalah seluruh perwakilan perusahaan Sawit yang ada di Kutim.

“Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi masalah ketenagakerjaan di industri kelapa sawit serta mengidentifikasi masalah ketenagakerjaan utama di Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya.

Wawan salah satu perwakilan dari perusahaan PT Teladan Prima Grup mengapresiasi langkah pemkab Kutim yang terus bersinergi dengan pihak swasta (perusahaan) dalam melakukan peningkatan kualitas tenaga kerja yang ada di Kutim.

“Ini langkah yang tepat, sehingga kedepan diharapkan para tenaga kerja bisa paham tekait hak dan kewajiban mereka,” ujarnya (G-S08)