
Sangatta – Kawasan eks tambang di Kutai Timur (Kutim) dinilai masih memiliki peluang untuk dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat melalui skema kolaborasi dengan pihak swasta.
Kepala Forum Multipihak (Formika) Kutim sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim Rizali Hadi mengatakan, pemanfaatan kawasan eks tambang perlu dilihat secara lebih luas, tidak hanya dari sisi reklamasi.
Ia menyebut, beberapa kondisi lahan eks tambang dapat memiliki peluang untuk kegiatan tertentu, seperti pemeliharaan ikan, pemancingan hingga peternakan, sepanjang memenuhi ketentuan dan persyaratan teknis yang berlaku.
“Yang namanya eks tambang bisa pemeliharaan ikan, pemancingan karena kubangan. Dalam waktu sekian tahun bisa kita manfaatkan itu,” ujarnya.
Menurut Rizali, pemanfaatan tersebut membutuhkan kerja sama dengan pihak perusahaan. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri karena sebagian kawasan masih berkaitan dengan wilayah dan kewenangan perusahaan.
Ia juga melihat peluang pengembangan peternakan. Kondisi lahan yang sulit digunakan untuk menumbuhkan kayu bukan berarti tidak dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain.
Rizali menegaskan, gagasan tersebut bukan berarti mengabaikan kewajiban reklamasi dan pemulihan lingkungan. Pemanfaatan harus tetap disesuaikan dengan ketentuan teknis, keselamatan dan rencana pascatambang masing-masing wilayah.
Yang ingin dibangun, kata dia, adalah ruang komunikasi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat untuk melihat kemungkinan pemanfaatan yang dapat memberikan nilai tambah.
Menurutnya, apabila dapat dilakukan secara tepat, kawasan eks tambang bisa menjadi bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kerja sama seperti ini yang kita manfaatkan eks tambang, tapi berguna untuk memberdayakan usaha ekonomi masyarakat setempat,” jelasnya.
Rizali berharap Formika dapat menjadi salah satu ruang untuk mengkomunikasikan berbagai peluang tersebut, sehingga pemanfaatan lahan pascatambang dapat dibicarakan bersama dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aturan yang berlaku. (ADV/TJ)
![]()



