SANGATTA – Final AFC Futsal Championship 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran tak hanya menjadi ajang adu strategi di lapangan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas masyarakat Kutai Timur (Kutim). Melalui Karang Taruna Kutim, Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi menginisiasi kegiatan nonton bareng (nobar) yang dirangkai dengan penggalangan donasi untuk korban banjir.
Kegiatan yang digelar di Polder Ilham Maulana, Sabtu malam (07/02/2026), dipadati ratusan warga. Sejak sore hari, masyarakat telah memadati lokasi dengan mengenakan atribut merah putih, menciptakan suasana meriah dan penuh semangat kebangsaan.
Tak sekadar memberi dukungan kepada Timnas, warga juga menunjukkan empati dengan menyumbangkan donasi bagi korban banjir di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan Bengalon. Kotak donasi yang disediakan panitia tampak terus terisi sepanjang acara berlangsung.
Pada jeda pertandingan, Anggota DPRD Kutim yang juga Pembina Karang Taruna menyampaikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat.
“Malam ini kita bukan hanya mendukung Timnas Futsal Indonesia, tetapi juga menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Semoga donasi yang terkumpul bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian tanpa harus saling menyalahkan. “Musibah ini menjadi pelajaran bagi generasi muda Kutim untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan sesama,” tambahnya.
Ketua Panitia, Mulyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya seru, tetapi juga bermanfaat,” katanya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat. (ML)
![]()



