G-Smart.id – Sangatta – Dalam pidatonya saat upacara peringatan HUT Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ke 22, di Lapangan Kantor Bupati, selasa (12/10/2021) Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan 10 poin penting untuk menjadi perhatian bersama.

Pertama, pelaksanaan kegiatan pembangunan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021, waktu efektif tersisa sekitar hanya dua bulan lagi. Maka, dihadapan peserta upacara Peringatan HUT ke 22 Kabupaten Kutim Bupati mengintruksikan, kepada seluruh Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Kutim agar lebih efektif kinerjannya.

Yang kedua, memberikan perhatian konsentrasi penuh terhdap penanganan Pandemi Covid-19, terutama pelaksanaan vaksinasi, diupayakan bisa mencapai target yang diharapkan, sehingga Kabuten Kutim bisa berada di zona hijau.

Untuk yang ketiga, dalam pelaksanaan Pembelajaran Tata Muka (PTM) Terbatas di sekolah-sekolah harus diterapkan secara hati-hati dan ekstra ketat, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan sampai lalai sehingga berdampak buruk bagi kesehatan anak-anak kita,” jelasnya.

Kemudian yang kelima meningkatkan kewaspadaan terhadap tanggap bencana terkait banyaknya fenomena alam sepertik kebakaran lahan dan hutan ataupun pemukiman penduduk serta banjir.

“Seluruh jajaran instansi terkaita gar terus siap siaga serta bekerjasama dengan masyarakat luas untuk memberikan reaksi tanggap bencana secepatnya,” kata orang nomor satu Kutim ini.

Berikutnya yang keenam, memanfaatkan teknologi secara bijaksana terutama media sosial agar lebih hati-hati membagikan informasi sehingga tidak meresahkan masyarakat, mendukung Gerakan anti Hoax dan anti ujaran kebencian sehingga dapat menangkal sekaligus mencegah potensi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Selanjutnya yang ketujuh Bupati Kutim ini meminta kepadaPemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk lebih meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan tugas pokok dan fungsi serta berada pada koridor aturan perundangan yang berlaku, untuk menghindari terjadinya penyimpangan yang berimplikasi terhadap proses hukum, pemahaman dan kerjasama yang baik dari semua pihak.

Sedangkan yang kedelapan disampaikan penetapan Provinsi Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara akan berpengaruh langsung dengan Masyarakat Kabupaten Kutai Timur.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk target pembangunan tersebut, khususnya generasi muda untuk meningkatkan potensi diri agar mampu menjadi Sumber Daya Manusia handal, professional, dapat bersaing, berdaya guna di masa sekarang dan masa depan,” harapnya.

Poin kesembilan, dirinya mengucapkan selamat, apresiasi, rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada putra putri atlit-atlit kebanggaan Kutai Timur yang berprestasi di ajang PON XX Papua.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah mengharumkan nama Kutai Timur dan Provinsi Kalimantan Timur di ajang Nasional, kiranya ini menjadi teladan bagi kita semua untuk hidup bugar, sehat dan berprestasi,” ujar Ardiansyah dengan rasa bangga.

Dan yang terakhir dirinya berharap semua pihak bisa berperan atas terjaganya situasi yang aman dan kondusif sehingga pelaksanaan aktivitas pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan serta pelihara hubungan silaturahim antar umat beragama dan kebhinekaan suku-suku bangsa serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ajaknya.

Inilah 10 point penting yang disampaikan Ardiansyah Sulaiman selaku Bupati Kutim, dan dikesempatan ini tak lupa dirinya mengucapkan Dirgahayu ke-22 Kabupaten Kutai Timur Tahun 2021. (G-S02)