SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat pemenuhan akses air bersih sebagai bagian dari peningkatan pelayanan dasar masyarakat. Perluasan cakupan layanan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang kebutuhan dan keterbatasan aksesnya masih tinggi.

Agenda tersebut menjadi salah satu bagian pembangunan yang menjadi fokus utama Pemkab Kutim. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan pemerintah daerah terus beruyapa menghadirkan berbagai kebijakan strategis guan mempercepat realisai pembangunan, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat, salah satunya layanan air bersih.

Pemerintah menyadari akses air bersih masih menjadi kebutuhan yang harus terus ditingkatkan di sejumlah wilayah. Karena itu, pengamanan sumber air baku, pemanfaatan embung dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari upaya yang dilakukan.

“Perluasan pelayanan air bersih harus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat,”ujarnya.

Pemenuhan air bersih, menurutnya tidak berdiri sendiri. Program tersebut berkaitan dengan peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Akses terhadap air yang memadai menjadi salah satu bagian dari pelayanan dasar yang harus diperkuat pemerintah.

Selain air bersih, pemerintah juga masih menghadapi kebutuhan peningkatan akses jalan, jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan, listrik serta telekomunikasi di sejumlah wilayah.

“Pembangunan infrastruktur harus mampu membuka akses masyarakat terhadap pelayanan dasar sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,”bebernya.

Pembangunan permukiman juga menjadi perhatian melalui penyediaan 1.000 rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program tersebut dilengkapi dengan pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar, termasuk semenisasi, peningkatan serta pengaspalan jalan.

Pemerintah Daerah, menurutnya, menempatkan seluruh pembangunan tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hidup yang lebih layak, aman, nyaman dan sehat.

Pemenuhan air bersih juga berkaitan dengan agenda pemerataan. Pemerintah tidak ingin kemajuan hanya terkonsentrasi di pusat pemerintahan atau wilayah tertentu.

Karena itu, perluasan layanan air bersih akan terus diarahkan pada wilayah yang membutuhkan dukungan lebih besar. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung visi pembangunan Kutai Timur yang tangguh, mandiri dan berdaya saing. (ADV/TJ)

Loading