Sangatta – Usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk berprestasi tak harus surut. Prinsip itu tercermin dari penampilan Tabitha Limbong, atlet asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang berhasil mempersembahkan medali emas pada nomor lari 5 kilometer kategori veteran usia 45 tahun ke atas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kalimantan Timur (Kaltim).

Berlaga di lintasan lari Stadion Kudungga, Selasa (3/11/2026), Tabitha yang merupakan pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Kutim tersebut mencatatkan waktu 26 menit 33 detik. Catatan itu mengantarkannya ke podium tertinggi sekaligus menambah perolehan medali emas bagi kontingen Kutim.

Di tengah persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim, Tabitha mampu menunjukkan ketangguhan dan konsistensinya. Medali emas yang diraih menjadi buah dari semangat serta perjuangan membawa nama daerah di ajang olahraga antarapegawai tersebut.

Sementara ituKetua Badan Pembina Olahraga (Bapor) KORPRI Kutim, Syafur, saat dihubungi via whats apps menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Tabitha menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Kutim sekaligus bukti bahwa semangat berolahraga tidak mengenal batas usia.

“Ini prestasi yang sangat membanggakan bagi Kutai Timur. Kami mengapresiasi perjuangan Ibu Tabitha yang telah menunjukkan bahwa usia bukan menjadi batasan untuk terus berolahraga dan meraih prestasi. Semangat seperti inilah yang kami harapkan dari seluruh atlet KORPRI Kutim,” ujar Syafur.

Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus memberikan kemampuan terbaik selama pertandingan berlangsung.

Syafur juga menegaskan, Bapor KORPRI Kutim akan terus memberikan dukungan kepada seluruh atlet agar mampu bertanding secara maksimal, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik daerah.

“Semoga raihan emas ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh kontingen. Kita ingin para atlet bertanding dengan penuh sportivitas, menjaga kekompakan, dan berjuang mengharumkan nama Kutim,” pungkas Syafur. (ds)

Loading