Sangatta -Kecamatan Rantau Pulung memanfaatkan Pekan Raya Kutai Timur (Kutim) Expo 2026 untuk memperkenalkan beragam produk unggulan lokal, mulai dari beras sawah, kerupuk jengkol, dodol sawit, hingga durian khas daerah tersebut. Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperluas pemasaran produk sekaligus memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengatakan produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut merupakan hasil usaha masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Rantau Pulung. Produk olahan UMKM dan hasil pertanian itu menjadi potensi lokal yang ingin diperkenalkan kepada masyarakat lebih luas.
“Dalam hal ini, kami membawa beras sawah, kerupuk jengkol, dan produk terbaru, yaitu dodol sawit. Selain produk UMKM, ada juga hasil pertanian berupa durian asli Rantau Pulung,” ujar Vita, senin (12/10/2026) malam di Stand Pameran Kecamatan Rantau Pulung.
Menurutnya, Kutim Expo menjadi kesempatan bagi masyarakat Rantau Pulung untuk menunjukkan kreativitas serta potensi ekonomi yang dimiliki daerahnya. Melalui kegiatan ini, pengunjung tidak hanya dapat mengenal produk lokal, tetapi juga mencicipi berbagai olahan yang dihasilkan masyarakat.
Vita berharap produk-produk yang dipamerkan dapat diterima dan diminati masyarakat Kutim maupun pengunjung dari luar daerah. Dengan semakin dikenalnya produk lokal, pelaku UMKM diharapkan memperoleh peluang pasar yang lebih luas.
“Kami membawa produk dari seluruh desa yang ada di Kecamatan Rantau Pulung. Harapannya, produk-produk ini bisa diterima dan dirasakan oleh masyarakat, serta memberikan manfaat bagi pelaku UMKM,” katanya.
Pekan Raya Kutim Expo 2026 berlangsung pada 12–18 Oktober 2026 di Alun-alun Bukit Pelangi, Sangatta, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 Kutim. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi kecamatan untuk memperkenalkan potensi wilayah, mempromosikan produk unggulan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Keikutsertaan Rantau Pulung diharapkan tidak hanya meningkatkan pengenalan produk lokal selama pameran, tetapi juga membuka peluang pemasaran berkelanjutan bagi UMKM dan petani setempat. (ADV/DS)
![]()




