Sangatta – Kepengurusan baru Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2026-2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Selasa (30/6/2026). Momentum tersebut diharapkan menjadi awal penguatan upaya promotif dan preventif dalam menekan angka penyakit jantung di daerah.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua YJI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Wahyu Hernaningsih, disaksikan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman beserta jajaran pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menegaskan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung. Menurutnya, penyakit jantung masih menjadi ancaman serius karena sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

“Pemerintah berharap YJI mampu menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan sejak dini,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat melalui gerakan CERDIK yang meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, menjauhi rokok, aktif berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan mengendalikan stres.

Ketua YJI Provinsi Kaltim Wahyu Hernaningsih meminta seluruh pengurus segera menyusun agenda kerja yang menyentuh langsung masyarakat. Selain memperluas edukasi kesehatan jantung, ia juga mendorong kampanye bahaya rokok konvensional maupun rokok elektronik di kalangan pelajar.

Sementara itu, Ketua YJI Kutim Siti Robiah menilai tantangan terbesar saat ini adalah meningkatnya kasus penyakit jantung pada usia produktif hingga anak-anak akibat perubahan pola hidup.

“Melalui kepengurusan baru ini kami ingin memperkuat edukasi, pemeriksaan kesehatan, serta kampanye hidup sehat agar masyarakat lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan jantung,” ungkapnya. (IR)

Loading