SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Kesehatan terus memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa dan wilayah terpencil. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Program Dokter Keliling sebagai bagian dari Program Desa Hebat dalam 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim.
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan program ini menjadi salah satu prioritas utama instansinya untuk memastikan masyarakat di kecamatan dan desa mendapatkan pelayanan medis yang layak.
“Kami sangat mendukung 50 program unggulan bupati dan wakil bupati, khususnya Program Desa Hebat melalui layanan dokter keliling untuk mempermudah akses kesehatan masyarakat desa dan wilayah terpencil,” ujarnya, Selasa (03/02/2026).
Menurut Yuwana, keterbatasan dokter spesialis di sejumlah kecamatan menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, Dinkes akan mengoordinasikan dokter spesialis dari RSUD Kudungga serta rumah sakit swasta di Sangatta dan Sangkulirang agar melakukan kunjungan berkala.
Ia mencontohkan wilayah Wahau yang telah memiliki alat pemeriksaan mata dari Kementerian Kesehatan, namun belum didukung dokter spesialis mata. Melalui program ini, dokter spesialis akan dijadwalkan datang sesuai kebutuhan.
Layanan dokter keliling akan digelar satu hingga dua bulan sekali dengan melibatkan dokter spesialis, dokter umum, perawat, radiografer, serta apoteker. Dinkes juga menggandeng rumah sakit kapal terapung guna menjangkau masyarakat pesisir.
Program ini ditargetkan mulai berjalan pasca-Lebaran, sekitar Maret atau April, dengan prioritas wilayah Busang, Sandaran, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Karangan, dan Long Mesangat.
“Seluruh layanan dokter keliling ini gratis dan ditanggung pemerintah. Namun untuk kondisi darurat, masyarakat tetap harus segera ke puskesmas terdekat,” tegasnya. (ML)
![]()



