
Bengalon- Upaya menyiapkan generasi muda yang sehat dan berkualitas terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Puluhan siswa SMAN 1 Bengalon mendapat pembekalan mengenai kesehatan reproduksi remaja dan risiko genetika sebagai langkah meningkatkan kesadaran dalam menjaga kualitas diri sejak usia sekolah.
Kegiatan bertajuk “Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Risiko Genetika untuk Masa Depan Bangsa” tersebut digelar di Mushola SMAN 1 Bengalon, Jumat (2/10/2026). Edukasi ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada remaja agar mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman dengan pengetahuan yang tepat.
Plh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur, Yuriansyah T, menyampaikan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam membentuk karakter, pola pikir, serta kualitas kesehatan seseorang.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membuat remaja perlu memiliki bekal pengetahuan yang cukup agar mampu memilah informasi serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
“Remaja adalah aset terbesar bangsa. Karena itu, pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dan risiko genetika perlu diberikan sejak dini,” ujar Yuriansyah yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Kutim.
Ia menjelaskan, edukasi kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan perubahan fisik pada masa pubertas, tetapi juga mencakup pemahaman tentang menjaga diri, membangun perilaku sehat, menghindari risiko pergaulan, serta mempersiapkan masa depan.
Selain itu, pemahaman mengenai risiko genetika juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap potensi penyakit bawaan yang dapat berpengaruh terhadap kualitas keturunan.
“Dengan mengetahui sejak dini, kita dapat melakukan langkah pencegahan agar generasi mendatang tumbuh sehat dan memiliki kualitas yang lebih baik,” jelasnya.
Yuriansyah berharap para siswa tidak berhenti pada pemahaman pribadi, tetapi turut menyebarkan informasi positif kepada teman sebaya maupun lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bengalon Biotina Rahmawati mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan dan tidak ragu menyampaikan pertanyaan terkait materi yang diberikan.
“Kalian adalah calon generasi penerus bangsa. Persiapkan diri dengan ilmu dan pengetahuan agar mampu membawa masa depan yang lebih baik,” katanya.
Materi kesehatan reproduksi remaja disampaikan Ketua IBI Kabupaten Kutai Timur, Bdn. Yuliana Kala’ Lembang, STr.Keb., SE., MM. Sedangkan materi “Jaga Aset Reproduksi untuk Masa Depan Bangsa” disampaikan Direktur Golda Institut, Eva Dipanti Tumba.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Camat Bengalon Marnawati, Brigif Bengalon dr. Habibi, Danramil Bengalon Rudi Hartono, perwakilan perusahaan sekitar, Kepala BLUD Bengalon Imron, PLKB, serta jajaran guru SMAN 1 Bengalon. (ADV/TJ)
![]()



