Sangatta – Kontestasi pemilihan Ketua Aliansi Jurnalis Kutai Timur (AJKT) dalam Musyawarah Besar (Mubes) IV berlangsung sengit hingga detik terakhir. Selisih hanya empat suara menjadi penentu kemenangan petahana, Raymond Chouda, atas pesaingnya, Asdar H. Odding, dalam pemilihan yang digelar di Wisma Prima KPC, Sabtu (27/6/2026).
Persaingan yang berlangsung ketat itu mencerminkan tingginya partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi jurnalis tersebut untuk periode 2026–2029. Setelah seluruh suara dihitung dan disahkan pimpinan sidang, Raymond resmi kembali dipercaya memimpin AJKT selama tiga tahun ke depan.
Sejak awal forum, Mubes IV berjalan dalam suasana tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh tahapan, mulai dari penyampaian visi, proses pemungutan suara hingga penetapan hasil, berlangsung sesuai mekanisme organisasi.
Dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Raymond menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah menggunakan hak pilihnya serta kepada panitia yang sukses menyelenggarakan Mubes dengan lancar.
Ia menilai kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya bukan sekadar kemenangan dalam sebuah pemilihan, melainkan amanah besar untuk melanjutkan proses penguatan organisasi di tengah perubahan dan tantangan dunia pers yang semakin dinamis.
“Kami akan melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus melakukan berbagai penyempurnaan agar manfaatnya semakin dirasakan seluruh anggota. Fokus kami adalah meningkatkan kualitas organisasi dan kapasitas para jurnalis yang tergabung di AJKT,” katanya.
Raymond menjelaskan, kepengurusan mendatang akan memprioritaskan peningkatan kompetensi anggota melalui pelatihan, diskusi, serta berbagai kegiatan pengembangan profesi. Di sisi lain, AJKT juga akan memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai pihak tanpa mengurangi independensi organisasi sebagai rumah bersama para jurnalis.
Ia juga mengingatkan bahwa dinamika yang terjadi selama proses pemilihan merupakan bagian dari kehidupan organisasi yang sehat. Karena itu, setelah Mubes berakhir, seluruh anggota diharapkan kembali bersatu untuk bersama-sama membangun AJKT.
“Perbedaan pilihan sudah selesai. Sekarang saatnya kita kembali menjadi satu keluarga besar AJKT. Dengan kebersamaan dan kekompakan, saya yakin organisasi ini akan semakin kuat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan jurnalisme di Kutai Timur,” ujarnya.
Selain agenda pemilihan ketua, Mubes IV AJKT juga membahas evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta merumuskan program strategis organisasi untuk tiga tahun mendatang. Forum tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat eksistensi AJKT sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi etika jurnalistik, solidaritas, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pers. (R)
![]()



